Liga 1 Indonesia

Bila Aksi Rasis Suporter Terus Berulang, Liga 1 Indonesia Bakal Tak Lagi 90 Menit

Pertandingan juga bisa dianggap selesai apabila kesalahan atau aksi rasis terus berulang.

Bila Aksi Rasis Suporter Terus Berulang, Liga 1 Indonesia Bakal Tak Lagi 90 Menit
TRIBUN JOGJA
Bambang Pamungkas, mencoba menenangkan suporter yang sempat ricuh dalam laga Persija Vs PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Selasa (18/9/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bila Aksi Rasis Suporter Terus Berulang, Liga 1 Indonesia Bakal Tak Lagi 90 Menit

Dengan peraturan baru yang dirilis PSSI soal penghentian laga akibat aksi rasis suporter, pertandingan juga bisa dianggap selesai apabila kesalahan terus berulang.

Aksi rasis suporter menjadi sorotan Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) dalam peraturan yang baru baru dirilis.

Melalui surat bernomor 4573/UDN/2114/X-2018 yang diterbitkan pada Jumat (11/10/2018), PSSI meresmikan peraturan penghentian laga jika ada aksi rasis suporter selama pertandingan.

Mengenai definisi dari peraturan baru tersebut juga telah disampaikan dalam surat yang merupakan hasil dari rapat Komite Etik pada tanggal 8 Oktober lalu.

Peraturan tersebut bertujuan untuk menghilangkan nyanyian maupun koreografi dan spanduk yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) dan menghina tim lawan.

Sebab, rivalitas panas di kalangan suporter telah banyak memakan korban jiwa.

Yang terbaru adalah salah seorang anggota The Jak Mania, Haringga Sirla, yang tewas dikeroyok oknum Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Dalam peraturan baru yang dirilis PSSI, Federasi Sepak Bola Indonesia itu juga menjelaskan bagaimana prosedur untuk menghentikan laga apabila terdapat aksi rasis dari suporter.

Apabila pengawas pertandingan mendengar nyanyian atau membaca tulisan rasis dari suporter, ia berwenang memberitahukan kepada wasit cadangan.

Halaman
12
Editor: Alexander Pattyranie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved