Alasan Menyentuh Princess Eugenie Tak Kenakan Veil saat Menikah
Akan tetapi, ia memilih tak mengenakan veil, atau penutup kepala transparan yang biasa menghiasi pengantin wanita.
TRIBUNMANADO.CO.ID-Kerajaan Inggris kembali menggelar royal wedding, pada Jumat (12/10/2018).
Princess Eugenie resmi menikahi tunangannya, Jack Brooksbank.
Namun, ada yang sedikit berbeda dari penampilan Princess Eugenie di hari pernikahannya ini.
Sepupu Pangeran Harry itu, mengenakan gaun pengantin berwarna putih yang indah.
Akan tetapi, ia memilih tak mengenakan veil, atau penutup kepala transparan yang biasa menghiasi pengantin wanita.
Pengantin wanita secara historis telah mengenakan veil sebagai referensi simbolis untuk keperawanan dan kesopanan mereka, meskipun di masa kini banyak pengantin mengenakannya hanya untuk tradisi.
Princess Eugenie punya alasan sendiri mengapa ia tak mengenakan veil.
Waktu kecil, ia pernah menjalani operasi untuk skoliosisnya yang meninggalkan bekas luka di punggungnya.
Dilansir TribunWow.com dari Mirror, menjelang pernikahan, Princess Eugenie mengungkapkan dalam sebuah wawancara dengan 'ITV's This Morning' bahwa sangat penting baginya untuk tidak menyembunyikan bekas operasi skoliosisnya itu.
"Aku menjalani operasi ketika saya berusia 12 tahun di punggungku, dan kalian akan melihat pada hari Jumat, tapi itu adalah cara yang indah untuk menghormati orang-orang yang merawatku dan itu adalah cara saya untuk mendukung orang-orang yang pernah mengalami hal yang sama," ujarnya.
"Aku pikir kamu bisa mengubah definisi soal cantik, dan kamu bisa menunjukkan bekas lukamu pada orang lain. Aku pikir itu sangat spesial untuk bisa melakukannya," lanjut Princess Eugenie.
"Jadi menurutku itu adalah sesuatu yang penting," pungkasnya.
Princess Eugenie didiagnosis dengan skoliosis ketika dia berusia 12 tahun dan menerima perawatan untuk meluruskan tulang belakangnya di National Orthopedic Hospital, Inggris.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/putri-eugenie_20181012_174647.jpg)