Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jumaela Pilih Tabung Gas 3 Kg

Pedagang makanan di bibir pantai Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) lebih memilih

Penulis: | Editor: Indry Panigoro
Jumaela memasak menggunakan gas 3 kg 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Pedagang makanan di bibir pantai Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) lebih memilih menggunakan gas elpiji tiga kilogram (3 kg) untuk memasak berbagai jenis makanan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Jumaela Gobel, satu diantara pedagang makanan yang diwawancarai Tribun Manado, Kamis (11/10/2018), di rumah makannya.

"Yang ukuran 3 kg mudah didapat dan harganya terjangkau. Sementara yang berukuran 12 kg jarang ditemui," jelasnya.

Kata dia, untuk ukuran mereka pedagang kecil harga Rp 20 ribu pertabungnya sangat terjangkau.

"Apalagi untuk mendapatkannya tidak ada syarat," jelasnya.

Selain di pangkalan kata dia, tabung gas hijau mudah didapatkan khususnya di warung-warung terdekat.

"Sampai hari ini belum ada kepikiran ganti tabung gas. Akan terasa susahnya buat kita pedagang makanan," jelasnya.

Kelangkaan gas belum terjadi apa lagi di hari biasa seperti ini kecuali mendekati hari raya dan hari puasa

Untuk mencukupi permintaan konsumen ketika memesan makanan kata Jumaela satu tabung mampu bertahan sampai tiga hari.

"Selain satu tabung utama ada juga dua tabung cadangan," jelasnya.

Jumaela menambahkan, sampai saat ini gas elpiji 3 kg mudah didapatkan. Berbeda dengan daerah lain termasuk di Kota Manado terjadi kelangkaan. (lix)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved