Perbankan Terus Menggenjot Transaksi e-Commerce

Transaksi nasabah perbankan di e-commerce kian meningkat. Penyebabnya antara lain adalah mayoritas bank besar

Perbankan Terus Menggenjot Transaksi e-Commerce
kompas.com
Uang dolar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Transaksi nasabah perbankan di e-commerce kian meningkat. Penyebabnya antara lain adalah mayoritas bank besar sudah menggandeng situs e-commerce dengan menyediakan layanan pembayaran.

Hasilnya, tak sedikit bank yang semakin serius menggenjot pertumbuhan pembayaran di situs belanja online. Belum lagi, Bank Indonesia (BI) kini mengkaji penggunaan kartu berlogo gerbang pembayaran nasional (GPN) dalam transaksi pembayaran di e-commerce.

Bank Indonesia mencatat pertumbuhan transaksi online saat ini sudah lebih dari 31,8%. Salah satu bank yang gencar mendorong transaksi e-commerce adalah PT Bank Mandiri Tbk.

Senior Vice President Transaction Banking Bank Mandiri Thomas Wahyudi menjelaskan saat ini, Bank Mandiri memiliki tiga sistem pembayaran e-commerce. Masing-masing adalah pembayaran kartu kredit dan debit secara online, transfer melalui virtual account dan melalui layanan dompet elektronik yaitu e-cash.

Bank berlogo pita emas ini mencatatkan transaksi e-commerce di akhir September 2018 lalu mencapai 6 juta transaksi, dengan nilai lebih dari Rp 17,5 triliun.

Tak hanya Mandiri, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sampai dengan Agustus 2018 lalu mencatatkan transaksi kartu kredit di e-commerce naik lebih dari 40% baik dari sisi nilai maupun frekuensi.

Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra mengatakan, BCA turut mendukung rencana regulator untuk melengkapi sistem pembayaran domestik untuk e-commerce.

"Melihat pertumbuhan transaksi
e-commerce yang cukup tinggi, tentunya semua ingin untuk melengkapi fitur alat pembayaran dalam transaksi di sana," tutur dia.
BNI juga mencetak kenaikan transaksi e-commerce. Pemimpin Divisi Kartu Kredit BNI Okki Rushartomo mengatakan transaksi kartu kredit naik 11% per Agustus 2018. Sebagian besar berasal dari transaksi e-commerce.

 

Perbankan Syariah Targetkan Bisa Lebih Efisien di Tahun Ini

Perbankan syariah masih memiliki ruang untuk meningkatkan rasio efisiensinya. Mengutip hasil riset Maybank yang terbit 4 Oktober 2018, rasio efisiensi bank syariah per Juli 2018 sebesar 88,69%.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved