Kamaru Buka Bimtek Penyusunan Analisa Beban Kerja

Bupati Iskandar Kamaru, membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan analisa jabatan, analisa beban kerja, dan evaluasi jabatan

Kamaru Buka Bimtek Penyusunan Analisa Beban Kerja
Ist
Bupati Iskandar Kamaru, membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan analisa jabatan, analisa beban kerja, dan evaluasi jabatan 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

MOLIBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Iskandar Kamaru, membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan analisa jabatan, analisa beban kerja, dan evaluasi jabatan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Kegiatan ini dilaksankan di Manado Quality Hotel Rabu (10/10), diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Marzansius Arvan Ohy dan Asisten I Alsyafri Kadullah.

Bupati didepan 50 orang peserta dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang kondisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik jumlah, komposisi, kualitas, dan distribusi.

Dimana dituntut mampu menyelenggarakan tugas pemerintahan, pembangunan, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Setiap instansi daerah harus memiliki nilai standar seperti yang dijelaskan diatas untuk memenuhi kebutuhan di masing-masing unit kerja.

Melaksanakan tugas pokok sesuai dengan visi dan misi daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).

"Nah, ini adalah upaya untuk mewujudkan organisasi pemerintahan yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas sesuai standar kebutuhan organisasi," jelasnya.

Kamaru, menilai, sangat diperlukan perencanaan sumber daya manusia yang akurat untuk memenuhi kebutuhan di masing-masing SKPD.

Melalui perencanaan yang rasional dan sistematis dengan metode analisis jabatan dan perhitungan beban kerja diharapkan memperoleh jumlah dan kualitas pegawai yang secara riil dibutuhkan oleh organisasi.

"Oleh karena itu melalui Bimtek ini diharapkan para peserta dapat memahami secara baik dan mampu mengimplementasikan pada instansi masing-masing," jelasnya.

Berdasarkan Undang Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengamanatkan bahwa setiap instansi pemerintah wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jabatan pegawai negeri sipil berdasarkan analisia jabatan dan analisis beban kerja.

Selain itu dengan ditetapkannya Perda Nomor 8 Tahun 2017 dan perubahan ates Perda Nomor ll tahun 2017 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah maka banyak terjadi perubahan nomenklatur perangkat daerah dan jabatan.

"Kegiatan penyusunan Anjab dan ABK serta evaluasi jabatan ini, untuk memberikan bekal pengetahuan dan peningkatan pemahaman bagi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bolsel,” ujarnya.

Diketahui kegiatan tersebut dilaksanakan tiga hari mulai rabu hingga jumat. Menghadirkan narasumber sumber dari Biro Organisasi Pemprov Sulut dan Badan Kepegawaian Negara. 

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved