FPSL
Puluhan Komunitas di Bitung Warnai Event FPSL
Dalam memeriahkan event Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) tepatnya di zona 1 Tarsius, hasil karya dari komunitas-komunitas di kota Bitung
Penulis: Chintya Rantung | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Dalam memeriahkan event Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) tepatnya di zona 1 Tarsius, hasil karya dari komunitas-komunitas di kota Bitung dipamerkan.
“Zona 1 Tarsius ini adalah zona workshop dan juga zona untuk komunitas diberi kebebasan buat semua komunitas untuk membagikan apa yang mereka lakukan, karena banyak komunitas yang sangat positif,” ungkap Ketua Penggerak PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung kepada Tribunmanado.co.id Selasa (09/10/2018).
Dikatakannya, masih banyak potensi luar biasa dari para komunitas-komunitas Kota Bitung yang perlu untuk diekspos karena sangat positif.
Ada potensi luar biasa dan anak muda yang mengelola ini dan di event ini diberikan kesempatan kepada para komunitas untuk memamerkan dan menyampaikan hasil karya dan kreativitas yang dibuat.
"Komunitasnya terdiri dari komunitas lingkungan, motor, vespa, adat dan karya seni termasuk komunitas selamatkan Yaki dan sekolah lingkungan ada disana," sebutnya.
Esthy Gunther Tim show zona 1 Tarsius menambahkan ada puluhan komunitas yang tergabung dalam zona 1 Tarsius ini.
"Ada komunitas-komunitas dari Bitung dan Aermadidi, panitia menyiapkan stand dan palet yang diberikan, ada juga camping ground, serta dana dekorasi dari panitia untuk komunitas," jelasnya.
Sekedar diketahui komunitas yang berpartisipasi diantaranya Tunas Hijau, Sekolah Alam, Oi Bitung, Slankers Bitung, Bos Tatto, One Love, Makapetor, Kumeted Tonsea, Tontemboan, WCD, BelumAdaNama, MTMA, AKREBI, Habibi dan YNCI Bitung, AJ Tampa Biasa, Noccup, Vesponic, GiFo/Bitung Bafoto, KW1, VBB, Komodo. (chi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/foto_20181009_132629.jpg)