Usai Kerokan, Bule Australia Tertawa Sampai Menangis Lihat Tanda Merah di Punggungnya
Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak heran jika muncul tanda merah di punggung setelah kerokan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak heran jika muncul tanda merah di punggung setelah kerokan.
Namun bila itu terjadi pada turis yang belum pernah kerokan sebelumnya, maka ceritanya akan lain lagi.
Turis asal Australia bernama Candise Raison dan suaminya Matthew, menceritakan pengalaman lucu, setelah dikerok seorang tukang pijat di Bali, tanpa mereka pahami apa maksudnya.
Pasangan suami istri asal Paringa, Australia Selatan itu, berlibur di Bali selama enam hari.
Di satu hari ketika merasa sangat lelah, keduanya memutuskan untuk pijat santai, dengan memesan tukang pijat via aplikasi.
Baca: 5 Cara Mudah Hemat Air di Rumah
TribunJogja.com melansir dari Daily Mail, si tukang pijat bertanya apakah 'naga merah' ingin dikeluarkan dari tubuh Mathew, ketika ia mendapat giliran pijat.
Candise mengaku tak tahu dengan maksud perkataan tukang pijat.
Ia hanya menyangka jika orang itu akan mengucapkan beberapa mantra.
"Saya tidak tahu apa yang Anda katakan tetapi suami saya akan mencoba apa saja, lakukan saja," kata Candise menirukan ucapannya kala itu.
Setelah itu, si tukang pijat mulai menggoreskan koin ke tubuh Mathew.
Tukang pijat kembali mengatakan jika keesokan harinya, akan muncul 'naga merah' di sana.
Benar saja, ternyata di punggung Mathew muncul merah-merah setelah pijat itu dilakukan.
Baca: Cagar Budaya Masjid Tua Wani dan Makam Datu Karama Selamat dari Gempa dan Tsunami Palu
Mereka pun tertawa hingga menangis dibuatnya.
Namun hebatnya, Mathew tak lagi mengeluh tentang sakit punggung yang telah dikeluhkannya selama tiga tahun terakhir, sejak kerokan.
Tanda berwarna merah itu hilang dalam lima hari.
Meskipun aneh, tetapi Candise menyebut kerokan sebagai sesuatu yang fantastis.
Kemungkinan, suaminya akan minta dikerok lagi dan hanya akan menikmatinya. (*)
TAUTAN AWAL: http://jakarta.tribunnews.com/2018/10/05/pertama-kali-kerokan-di-bali-turis-australia-tertawa-sampai-menangis-lihat-tanda-merah-di-punggung?page=all