Stable Terbaik Sulawesi Utara Bersaing Ketat di Kejuaraan Piala Panglima TNI 2018

Berkaca dari Kejurnas Pacuan Kuda Seri 1 di Salatiga, 15-29 Juli 2018, stable-stable itu meraih prestasi.

Stable Terbaik Sulawesi Utara Bersaing Ketat di Kejuaraan Piala Panglima TNI 2018
Tribun Manado
Pacuan kuda di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Minahasa beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Sejumlah stable besar di Sulawesi Utara diprediksi bakal mendominasi Kejuaraan Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi Piala Panglima TNI yang bakal digelar di Gelanggan Pacuan Kuda Maesa, Tompaso, Minahasa, Sabtu (6/10) hari ini.

Apalagi, kejuaraan hari ini sekaligus merupakan seleksi tim pacuan kuda Sulut dalam menghadapi Kejurnas Pacuan Kuda Seri 2. Sejumlah stable tersebut, diantaranya, Miranda Stable,  Tonsea Stable,  Ibantong Stable dan Prima Sion Stable.

Berkaca dari Kejurnas Pacuan Kuda Seri 1 di Salatiga, 15-29 Juli 2018, stable-stable itu meraih prestasi.

Disamping stable stable  tersebut ada juga stable stable yang patut diperhitungkan seperti Prince Star Stable, Kasih Stable, Pakasaan Stable, Melati Stable dan Kamang Stable.

Ketua Umum Pengprov Pordasi Sulawesi Utara Ferry M.K.A  Wowor, menyatakan bahwa semua stable yang mengikuti Piala Panglima TNI 2018 merupakan stable terbaik dan berpeluang kuda pacu mereka meraih juara. Meski begitu, ada beberapa kelas yang sulit diprediksi pemenangnya.

“Misalnya di kelas calon  derby jarak 1.400 m dan kelas terbuka sprint 1.200 m dimana para pemilik stable menurunkan kuda kuda pacu terbaik yang sudah saling mengalahkan,” ujar Wowor.

Ada beberapa kuda yang diunggulkan menjadi pemenang antara lain kuda Mc Kinly di kelas terbuka sprint 1.200 m dari Miranda  Stable sebagai penyandang juara 1 pada Kejurnas Pacuan Kuda Seri 1 di Salatiga.

"Begitu juga di kelas calon derby 1.400 m ada kuda pacu Matahari Tonsea dari Tonsea Stable, Majusha dari Miranda Stable dan Sukma Nagari dari Bendang Stable yang semuanya  berpeluang meraih juara.

“Namun kuda pacu  Sukma Nagari  patut diperhitungkan karena banyak pihak mengunggulkan kuda tersebut,” kata Wowor.

Pengamat kuda pacu Sulawesi Utara  yang juga Bendahara Umum Pengprov Pordasi Sulawesi Utara Vicky Kainage menambahkan, semua stable yang mengikuti  Piala Panglima 2018 ini  akan menurunkan kuda pacu terbaik dan telah memiliki prestasi. “Tinggal bagaimana dari joki menjalankan perintah yang diberikan oleh pelatih. Selain itu, tergantung dari kondisi kuda pacu itu sendiri,” kata Kainage.

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved