Soal Dugaan Korupsi Dana Hibah Bencana Manado 2014, Ini Kata Roy Roring
Roy Roring mengatakan meskipun dana itu masuk saat dirinya menjabat, Roring mengatakan dana itu masuk di rekening Pemkot
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti
TONDANO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Manado, Vicky Lumentut membantah jika dirinya disangkutpautkan dengan kasus dugaan korupsi dana hibah banjir tahun 2014 pada Pemkot Manado.
Saat itu yang menjabat sebagai Plt Wali Kota Manado, Roy O Roring yang saat ini menjabat sebagai Bupati Minahasa.
Kepada Tribun Manado, Jumat (5/10/2018) Roy Roring mengatakan meskipun dana itu masuk saat dirinya menjabat, Roring mengatakan dana itu masuk di rekening Pemkot.
"Saya menjabat sebagai Plt Wali Kota Manado kurang lebih empat bulan Saya kurang tahu persis Kalau mulai ada pencairan, kalau menyangkut data uang keluar, data itu waktu saya masuk sudah ada semua dan saya tidak lama, untuk selanjutnya saya tidak lama menjabat Plt.
Intinya apakah mereka benar-benar ada salurkan," jelas Roring.
"Kalau pencairan ada mekanismenya dan sudah ada yang mengawasi itu kalau saya tidak salah ada konsultan ada tim yang mengawas dll, kalau dana masuk itu kan masuk ke rekening Pemkot," ujar dia.
Dikatakannya, proses itu terus berlanjut.
"Kalau nama-nama sudah ditetapkan lebih dulu, itu kejadian Januari 2014, sementara saya masuk 8 Desember 2015 berartikan sudah berproses panjang, dan 9 Mei 2016 saya keluar. Kan berproses terus. Intinya saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa, ada yang mengawasi dan konsultan, tapi kalau proses pencairan lebih lanjut saya tidak tahu," kata dia.
Ia mengatakan, ada tim pusat tim gabungan dan diawasi BPK, Kalau keluar waktu pada jabatannya, ia berharap dan semua berharap semua dana bencana turun.
"Pemanfaatannya selanjutnya juga saya tidak lama dan saya sudah keluar. Tapi kan pas turun bukan langsung turun karena konsultan punya kerja itu, pengelolaan selanjutnya, yang mencairkan itu BPBD dan konsultan polanya kan ada petunjuk, jangan bercanda dengan dana bencana," pungkasnya.
Ia juga menceritakan, saat dirinya pertama kali menjabat sebagai Kaban BPBD, juknis tidak jelas ia kembalikan dana tersebut ke pusat.
"Kalau tersalurkan pada saat saya menjabat, Kalau pembangunan yang saya tahu baru pematangan tanah, saya tidak menyalahkan siapa-siapa tapi intinya semua sudah ada mekanismenya nama penerima sudah berproses lama, dan yang saya tahu teman-teman yang mengelolah itu dana bencana adalah mengelolahnya tidak main-main," ujar Ror.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/minahasa_20181005_170232.jpg)