Diduga Akibat Overdosis Obat, Bayi Usia 29 Bulan Kritis

Bayi laki-laki berusia 29 buland i rumah sakit di Hong Kong kritis setelah mendapat suntikan obat dengan dosis enam

Diduga Akibat Overdosis Obat, Bayi Usia 29 Bulan Kritis
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi bayi disuntik. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bayi laki-laki berusia 29 buland i rumah sakit di Hong Kong kritis setelah mendapat suntikan obat dengan dosis enam kali lipat dari yang diresepkan dokter.

Melansir dari SCMP, bayi itu diketahui memang menderita kelainan jantung sejak lahir dan sempat menjalani operasi pada April 2016 lalu.

Berawal pada Minggu (30/9/2018), bayi yang tidak diungkapkan identitasnya tersebut, dibawa ke uni gawat darurat karena mengalami demam dan kesulitan bernapas.

Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Prince of Wales di Hong Kong untuk mendapat penanganan.

Setelah diperiksa oleh dokter anak yang sedang bertugas, bayi itu diresepkan dengan suntikan 0,26 miligram atropine, obat yang digunakan untuk mengatasi detak jantung lambat.

Baca: Pemerintah Nepal Blokir 24.000 Situs Porno untuk Tekan Angka Perkosaan

Namun setelah mendapat penanganan, kondisi bayi itu memburuk bahkan sempat koma, sebelum detak jantungnya dapat dipulihkan.

Dia kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Queen Mary pada keesokan harinya.

Setelah diperiksa, pasien berusia batita itu mengalami miokarditis, atau peradangan otot jantung, serta mengalami infeksi virus dan kini dalam kondisi kritis.

Diketahui kemudian, dari hasil peninjauan penanganan oleh staf medis di rumah sakit sebelumnya, bahwa pasien bayi itu mendapat suntikan obat atropine 1,56 miligram, atau enam kali dari yang diresepkan dokter.

Diduga staf yang menyuntikkan obat salah mengambil obat untuk dewasa dan hal itu luput dari perhatian dokter.

Kendati demikian, pihak rumah sakit menekankan bahwa hal tersebut tidak dapat langsung dikaitkan dengan kondisi kritis yang dialami pasien.

Baca: Hasil Penelitian: Lebih dari 250 Orang Tewas Akibat Foto Selfie dalam 6 Tahun Terakhir

Juru bicara rumah sakit mengatakan, obat yang disuntikkan telah gagal bereaksi meningkatkan denyut jantung bayi. Sementara dokter toksikolog rumah sakit menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda overdosis dari pasien.

Sebuah panel investigasi telah dibentuk untuk menyelidiki insiden ini dan akan menyerahkan laporannya dalam delapan minggu ke depan.

TAUTAN AWAL: https://internasional.kompas.com/read/2018/10/04/17500181/bayi-usia-29-bulan-kritis-diduga-akibat-overdosis-obat.

 
Editor: Aldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved