Pemerintah Bisa Terbitkan Obligasi untuk Pendanaan Infrastruktur

OJK kantor Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara ajak pemerintah dan stakeholder diskusi dalam FGD, di ruang Maleosan, Swiss-belHotel Manado.

TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Focus Group Discussion (FGD), di ruang Maleosan, Swiss-belHotel Maleosan Manado, Sulawesi Utara, Selasa (02/10/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kantor Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara ajak pemerintah dan stakeholder diskusi dalam Focus Group Discussion (FGD), di ruang Maleosan, Swiss-belHotel Maleosan Manado, Sulawesi Utara, Selasa (02/10/2018).

Diskusi kali ini membahas soal penawaran umum obligasi dan atau sukuk daerah.

Iwan Butarbutar Ahli Madya Analis Keuangan Pusat dan Daerah Kemenkeu,Yuana Rochma Astuti Kepala Bidang Perekonomian Daerah Kemenko, daan Poltak Sihotang Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Rill OJK yang menjadi pembicara, dan dipandu oleh Achamd Husein Kepala Bagian Pasar Modal OJK Manado.

FGD tersebut dibuka oleh Elyanus Pongsoda Kepala OJK Sulut Gorontalo dan Maluku Utara, dan melibatkan beberapa perwakilan Kabupaten dan Kota se Sulut, dari kademisi, dan pengusaha.

"FGD ini dalam rangka membuka akses keuangan khususnya Pemda dalam hal pembiayaan, ada alternatif pembiayaan proyek infrastruktur di daerah, di antaranya yaitu obligasi daerah," jelas Kepala OJK Sulut, Gorontalo, Malut.

Contohnya saat ini Sulut sementara membangun jalan tol dan rumah sakit.

"Kalau pemerintah kekurangan anggaran pembiayaan proyek, bisa menggunakan sarana pasar modal, dengan menerbitkan obligasi daerah," ujarnya.

Nanti proyek menghasilkan untuk mengembalikan uang kepada pembeli obligasi tersebut.

"Sulut potensi besar, namun tergantung dari pemerintah, apakah akan menggunakan obligasi tersebut atau tidak, sebab banyak alternatif lain juga," jelas dia.

Sementara itu, Yuana Astuti menjelaskan, bahwa obligasi merupakan alternatif pembiayaan infrastruktur atau merupakan opsi pembiayaan daerah.

Halaman
1234
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved