Breaking News:

Gempa Sulteng

Haru Biru Menyelimuti Ibadah Pelepasan Gleen Mononutu, Sekprov Sulut Terkenang Sepatu Sneakers

Bartolomeus Mononutu ayahanda dari almarhum Gleen Metthew Mononutu tak henti merapikan foto putra sulungnya, diletakkan di depan peti jenazah

Tribun manado / Christian Wayongkere
ibadah pelepasan jenazah Gleen Mononutu sebelum dibawa ke Desa Leilem, Kabupaten Minahasa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bartolomeus Mononutu ayahanda dari almarhum Gleen Metthew Mononutu tak henti merapikan foto putra sulungnya, diletakkan di depan peti jenazah.

Sesekali pria yang akrab disapa Bapak Yus ini mengepalkan lengan kanannya untuk melawan rasa duka, dan kehilangan anak sulung dari tiga bersaudara.

Rumah duka di Kelurahan Winangun Jaga IV jalan Kenari Kecamatan Malalayang Kota Manado, Keluarga Mononutu-Sela berlangsung ibadah pelepasan jenazah yang akan dibawa ke Desa Leilem, Kabupaten Minahasa.

Haru biru menyelimuti ibadah pelepasan, handai tolan, keluarga, kerabat dan orang yang mengenal sosok Gleen khusuk mengikut ibadah, yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Sion Winangan Frits Rondonuwu.

Gleen Matthew Mononutu (21), atlet Paralayang Sulawesi Utara bersama komptriotnya Petra Mandagi dan Franky Kowaas menjadi korban bencana alam gempa bumi bermagnitudo 7.4 di Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Atlet asal Sulut ini mengikuti kejuaraan cross country di sana. Usai tampil mereka kembali ke hotel Roa-Roa untuk beristirahat, hotel tempat mereka menginap porak-poranda dihantam gampa.

"Kami merasa kehilangan. Panjatkan doa semoga almarhum Gleen, Petra dan Franky beristirahat dengan damai di Surga," kata Pdt Frits.

Edwin Silangen, Sekretaris Daerah provinsi Sulut, yang menyampaikan ucapan terima kasih mewakili keluarga yang berduka punya kenangan manis dengan almarhum semasa hidupnya.

Silangen bersama istri Ivonne Silangen Lombok merupakan orangtua baptis dari almarhum Gleen.

"Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan kehidupan selama 21 tahun kepada Gleen Metthew Monunutu. Dia telah mengakhiri pertandingan mencapai garis akhir dan memelihara iman," kata Silangen sambil menahan tangis.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved