BNNK Manado Terus Edukasi Warga Waspadai Narkoba Jenis Baru

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Manado, Sulawesi Utara, terus mengedukasi warga untuk mewaspadai jenis narkotika jenis baru.

BNNK Manado Terus Edukasi Warga Waspadai Narkoba Jenis Baru
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Manado, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Manado, Sulawesi Utara, terus mengedukasi warga untuk mewaspadai jenis narkotika jenis baru.

Menurut Kepala BNNK Manado AKBP Eliasar Sopacoly mengatakan jika pihaknya terus mendatangi warga guna melakukan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Manado.

"Sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat benar-benar paham tentang bahayanya," ujarnya, Selasa (02/10/2018).

Sopacoly mengatakan selama tahun 2017, BNN mengidentifikasi terdapat 68 jenis baru narkoba.

Sedangkan pada Tahun 2018 sampai sekarang sudah ditemukan tiga jenis Narkotika baru sehingga total menjadi 71 jenis baru narkoba yang beredar di Indonesia.

Secara regulasi, dari 71 jenis zat psikoaktif baru atau new psychoactive substance (NPS) di Indonesia, enam jenis belum diatur sebagai narkotika dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2017.

"Sedangkan untuk didunia, sekitar kurang lebih 800 narkoba jenis baru yang beredar, dan sebagian besar yaitu jenis zat psikoaktif baru atau NPS," katanya.

Ia mengatakan NPS terbagi dalam sembilan golongan yaitu ganja sintetis, katinona sintetis, ketamin, dan phencyclidine-type substances, triptamin, piperazin, zat berbasis tanaman, aminoindanes, serta golongan zatzat.

Untuk NPS di Indonesia, antara lain metilon, ganja sintetis untuk membuat tembakau super serta dijadikan bahan cairan untuk rokok elektronikkhat, dan blue safir.

Untuk diketahui ganja sintetis memiliki sejumlah nama jalanan yaitu tembakau gorilla, hanoman, sun go kong, komodo, dan ganesha, dimana menimbulkan efek kecanduan yang lebih tinggi dibandingkan tanaman ganja.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved