Bertambah, Tercatat Ada 1.234 Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

Berdasarkan video yang diunggah Suryo Prabowo, jenazah yang ada dihalaman RSUD sudah terlantar selama tiga hari.

Internet
Gempa Sulawesi Tengah, Palu dan Donggala 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa dan Tsunami yang melanda Sulawesi Tengah memakan banyak korban jiwa.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Selasa (2/10/2018) korban tewas bertambah menjadi 1.234 orang, dilansir TribunWow.com dari Kompas.com.

Sementara itu, ada 799 orang merupakan korban luka berat yang kini tengah dirawat di rumah sakit.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di Jakarta menyebut, korban meninggal disebabkan tertimpa bangunan dan tersapu tsunami.

Korban meninggal berasal dari Palu, Donggala, Parigi, Moutong, dan Sigi.

Begitu ditemukan, jenazah langsung dibawa ke rumah sakit sehingga BNPB kesulitan merinci jumlah korban tewas tiap daerah.

Sutopo menuturkan, pemakaman massal akan dilakukan hari ini.

Sebelumnya sebagian korban juga telah dimakamkan pada Senin (2/10/2018).

Pemakan dilakukan setelah jenazah diidentifikasi.

Diberitakan sebelumnya dari akun Twitter Purnawirawan Suryo Prabowo @marierteman, Selasa (2/10/2018), jenazah korban gempa dan tsunami terlantar di halaman depan Instalasi Gawat Darurat RSUD Undata, Palu.

Berdasarkan video yang diunggah Suryo Prabowo, jenazah yang ada dihalaman RSUD sudah terlantar selama tiga hari.

Halaman
12
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved