Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Empat Guru PAK Bolmong Ikut PPG di Ambon

Empat Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) asal Bolaang Mongondow berkesempatan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) di IAKAN Ambon

Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Empat Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) asal Bolaang Mongondow berkesempatan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) di IAKAN Ambon 

Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

LOLAK, TRIBUNMANADO.CO.ID – Empat Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) asal Bolaang Mongondow berkesempatan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) di IAKAN Ambon.

Penyelenggara Kristen Kemenag Bolmong, Effert Yance Dodolang berkata, Minggu (30/9), PPG adalah pendidikan tinggi setelah program pendidikan sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus dalam menjadi guru.

Empat guru PAK yang berangkat yakni; Marlin Tampongangoi, Marlin Sumkudon, Lenda Rampen, dan Agustin Saisab. Keempat guru PAK yang akan mengikuti PPG tersebut selama tiga bulan ke depan.

Dodolang yang turut mendampingi keempat guru PAK tersebut menyebut awalnya ada 12 guru yang mengikuti tes untuk ikut PPG.

“Awalnya ada 12 guru PAK Bolmong yang ikut tes namun hanya 4 orang yang lolos ke Ambon. Sementara dari Sulut sendiri total ada 50 Guru PAK yang lolos dari 200 peserta yang mengikuti tes awal,” terangnya.

Lanjut Pendeta Effert, hingga hari ini 50 guru PAK asal Sulut seluruhnya sudah tiba di Ambon dan siap ikut PPG.
Meski hanya empat orang, pihaknya mengaku sangat bersyukur bahwa ada perwakilan Bolmong yang ikut PPG tahun ini.

“Saya bersyukur walau hanya 4 guru yang berasal dari Bolmong. Ini membuktikan bahwa untuk menjadi guru professional tidaklah mudah,” ujarnya melalui pesan singkat whatsapp.

Karena itu ia meminta keempat guru PAK agar mempersiapkan diri dengan baik dan menggunakan waktu 3 bulan ini secara maksimal.

Seluruh peserta PPG akan menjalani tiga tahapan dalam PPG yakni pendalaman materi, praktek lapangan, dan ujian UKP PPG.

Terakhir, Effert Dodolang berharap peserta PPG asal Bolmong supaya fokus pada belajar serta menjaga kesehatan.

“PPG jangan dijadikan beban. Nikmati dan jalani serta jangan banyak berpikir yang berat. Berpikirlah yang layak dipikirkan saja supaya berhasil menjadi guru professional,” kunci Effert Dodolang.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved