Perbankan Memacu Bisnis Trade Finance

Perbankan kian memacu bisnis trade finance. Beberapa bank mencatatkan pertumbuhan di bisnis ini. Misalnya Bank BNI yang mencatat

Perbankan Memacu Bisnis Trade Finance
Tribun Manado
Kantor Wilayah BNI di Jalan Datulolong Lasut 

Angka tersebut tidak jauh beda dengan yield SUN seri FR0034 yang juga bertenor tiga tahun, sebesar 7,85% pada Kamis (27/9). Investor tentu lebih memilih masuk ke SUN. "Karena tren yield SUN lagi naik, seharusnya penerbit obligasi lebih berani lagi memasang kupon tinggi, dengan spread yang lebih lebar dari biasanya," papar Rio.

Para investor pun dinilai Rio menjadi lebih waspada. Dengan adanya potensi tren kenaikan yield SUN secara jangka panjang, investor khawatir apabila di waktu sekarang membeli obligasi korporasi, maka kupon yang diperolehnya kelak akan terkejar oleh yield SUN.

Valuasi harga obligasi yang diperoleh para investor juga menjadi lebih rendah ketimbang harga di pasar. Kondisi seperti ini sulit dihindari, mengingat obligasi korporasi jarang diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga perubahan yield dan harganya cenderung terbatas.

Tapi Fikri menilai, sejatinya peminat obligasi korporasi tidak benar-benar berkurang. Pasalnya, tujuan dan ekspektasi imbal hasil dari masing-masing investor berbeda. "Investor yang kelebihan dana biasanya tidak terlalu sensitif terhadap perubahan yield," terang dia. (Dimas Andi Shadewo/Galvan Yudistira/Auriga Agustina)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved