Mahmoud Abbas Serang Israel dan AS saat Pidato di Majelis Umum PBB

Ia kemudian menyatakan kecamannya atas Undang-undang (UU) negara bangsa 'rasis' yang diterapkan Israel.

Mahmoud Abbas Serang Israel dan AS saat Pidato di Majelis Umum PBB
istimewa

TRIBUNMANADO.CO.ID, - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyerang Israel dan Amerika Serikat (AS) saat berpidato dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, pada Kamis kemarin.

Saat memulai pidatonya Abbas mengatakan bahwa 'Yerusalem tidak dijual'.

Pernyataan tegasnya itu menarik perhatian para pemimpin dunia yang akhirnya memberikan tepuk tangan mereka di pertemuan tersebut.

Ia kemudian menyatakan kecamannya atas Undang-undang (UU) negara bangsa 'rasis' yang diterapkan Israel, dukungan pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang tidak kritis terhadap Israel, juga tentang penolakan yang dilakukan kedua negara itu untuk mematuhi perjanjian internasional dan resolusi PBB.

"Undang-undang ini pasti akan mengarah pada penciptaan satu negara yang rasis, negara apartheid, dengan demikian ini membatalkan solusi untuk kedua negara (Israel dan Palestina)," kata Abbas.

Dikutip dari laman Al Jazeera, Jumat (28/9/2018), dalam pidato perdananya untuk PBB sejak AS memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem, Abbas menegaskan bahwa warga Palestina saat ini melihat AS melalui 'sudut pandang baru'.

AS dipandang sebagai negara yang ingkar dan tidak melakukan tugasnya sebagai 'mediator' yang adil dalam proses perdamaian.

"Pemerintahan (Trump) ini telah mengingkari semua komitmen AS sebelumnya, dan merusak solusi untuk kedua negara," jelas Abbas.

Pemimpin Palestine Liberation Organization (PLO) itu meminta kepada lebih banyak negara untuk mengakui Palestina sebagai negara dan meminta kepada PBB untuk menegakkan resolusi yang telah disahkan kepada Israel.

"(Saya rasa) tidak cukup bagi Majelis Umum ini untuk meloloskan reinstitusi tanpa implementasi,".

Halaman
12
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved