Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Alasan Banyak Kepala Daerah Pindah Partai Nasdem Menurut Pengamat

Melompatnya beberapa kepala daerah ke Partai Nasdem, dianggap bukan fenomena baru bagi Pengamat Sulawesi Utara (Sulut) Taufik Tumbelaka.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Alexander Pattyranie
Ist
Taufik Tumbelaka 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Melompatnya beberapa kepala daerah ke Partai Nasdem, dianggap bukan fenomena baru bagi Pengamat Sulawesi Utara (Sulut) Taufik Tumbelaka.

Ketika dihubungi TribunManado.co.id, Jumat (28/09/2018) alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mengatakan, hasil survey pemilu legislatif dari LIPI, ada empat partai politik yang diprediisi tidak memenuhi ambang batas 4 persen (Parlemen Threshold) untuk perwakilan DPR RI.

Partai-partai tersebut adalah PKS, PAN, Nasdem, dan Hanura.

"Tampaknya hal ini yang menjadi dasar Partai Nasdem giat memperkuat 'barisan' melalui konsolidasi dan juga menerima figur dari parpol lain yang memiliki pendukung yang besar. Ini terlihat dibeberapa daerah sejumlah figur memilih bergabung kedalam partai Nasdem," kata dia.

Namun menariknya sejumlah figur yang menggabungkan diri ke Nasdem kuat diduga mempunyai permasalahan hukum, sehingga muncul dugaan bahwa masuknya figur-figur tertentu ke Partai Nasdem dalam upaya mencari perlindungan dari jeratan hukum dikarenakan pimpinan di Kejagung memiliki kedekatan dengan Nasdem.

"Spekulasi dugaan ini berkembang walaupun belum jelas terbukti dan kalaupun dugaan ini terbukti maka nampaknya merasa terlindunginya oleh beberapa oknum hanya sifatnya sementara, karena diprediksi siapapun pemenang Pilpres akan datang maka 'Korps Baju Coklat' akan dipimpin oleh orang lain dan diprediksi pula bukan yang memiliki hubungan kedekatan dengan Nasdem," tegasnya.

Sisi lainnya, dugaan bahwa merapatnya sejumlah figur tertentu ke Partai Nasdem dengan agenda terselubung masalah hukum, akan menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi Nasdem karena berpotensi merugikan Partai Nasdem yang dikenal dengan semangat politik Restorasi.

"Disini akan menjadi pertaruhan Nasdem karena jika tidak diantisipasi maka jargon politik Restorasi bisa terancam," tandasnya. (Tribunmanado.co.id/Nielton Durado)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved