Mengapa Kertas Bisa Berubah Warna Menjadi Coklat atau Kuning?

Jika kamu membuka buku atau dokumen yang sudah kuno atau sudah lama, pasti warna kertas sudah berubah menjadi kuning atau agak kecoklatan.

Editor: Siti Nurjanah
lampung.tribunnews.com
Buku Kuno Berubah Warna pada Kertasnya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sadar atau tidak jika kamu membuka buku atau dokumen yang sudah kuno atau sudah lama, pasti warna kertas sudah berubah menjadi kuning atau agak kecoklatan.

Kertas ternyata memiliki komponen apabila terkena udara secara terus menerus akan membuat warna kertas berubah menjadi kekuningan.

Buku Kuno
Buku Kuno (Kompasiana.com)

Menurut professor kimia, Susan Richardson dari University of South Carolina, perubahan warna pada kertas disebabkan oleh peristiwa oksidasi, dikutip Tribun Travel dari National Geographic, Kamis (27/9/2018).

Seperti yang telah kita ketahui bersama, Kertas terbuat dari batang pohon.

Sel batang pohon tersebut ternyata terdiri dari beberapa molekul, diantaranya adalah selulosa dan lignin.

Selulosa adalah zat yang bertugas untuk menyusun dinding sel pada batang pohon.

Tidak hanya itu, selulosa juga memberikan warna putih pada bagian kertas.

Semakin banyaknya kandungan selulosa, maka semakin putih warna kertas yang dihasilkan.

Sementara lingin bertugas untuk membantu pohon berdiri tegak dan keras.

Kandungan lingin pada kertas akan membuat struktur molekul kertas berubah.

Terutama pada saat terpapar cahaya matahari dan udara secara terus-menerus.

"Lignin merupakan polimer, artinya ia tersusun dari sejumlah molekul yang sama dan diikat bersama. Dalam kasus lignin, satuan pengulangan itu adalah alkohol yang terdiri dari oksigen dan hidrogen, juga atom karbon," ucap Richardson seperti dikutip dari Live Science pada Kamis (27/9/2018).

Menurut Richardson, jika saat ini banyak produsen yang mencoba menghilangkan kandungan lingin dengan proses pemutihan.

Jika semakin banyak kandungan lignin yang dihilangkan, maka semakin lama pula kertas bertahan dengan warna putihnya.

Richardson juga mengatakan jika koleksi-koleksi buku akan tetap awet asalkan buku tersebut tidak terpapar cahaya matahari (terlalu lama) dan oksigen (udara).

Simpan buku atau dokumen dalam kotak yang tertutup rapat atau ganti oksigen dengan nitrogen, argon, atau gas lainnya.

(TribunTravel.com/ Ayumiftakhul)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved