Sidang Kasus Pemecah Ombak di Likupang

Bupati Minut 10 Kali Mangkir di Sidang Kasus Pemecah Ombak, Hakim Perintah Jaksa Panggil Paksa

Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan (VAP), saksi kasus korupsi proyek pemecah ombak di Likupang

Bupati Minut 10 Kali Mangkir di Sidang Kasus Pemecah Ombak, Hakim Perintah Jaksa Panggil Paksa
DOK. TRIBUNMANADO
Mantan Kepala BPBD Minut Rosa Tidajoh berjabat tangan dengan hakim di PN Manado, Senin (2/7/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan (VAP), saksi kasus korupsi proyek pemecah ombak di Likupang, terancam dijemput paksa tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

VAP yang sudah beberapa kali mangkir, lagi tak hadiri panggilan jaksa pada sidang tipikor di Pengadilan Negeri Manado, Rabu (26/9/2018).

VAP seyogyanya bersaksi pada perkara korupsi dengan terdakwa mantan Dirjen Tanggap Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Junjungan Tambunan.

Baca: Sidang Kasus Pemecah Ombak, Bupati Minut Kembali Tak Hadir, Mantan Kapolres Manado Bantah Terlibat

Selain VAP, empat saksi lainnya juga tak hadir. Adalah mantan Kapolresta Manado Rio Permana, Decky Lengkey, Mario Rompis serta Alex Panambunan.

Ketidakhadiran VAP kali ini berujung persetujuan hakim soal permohonan jaksa untuk memanggil paksa para saksi yang kerap mangkir.

Akibat para saksi kompak tak hadir, sidang pun ditunda.

Vincentius Banar
Vincentius Banar ()

Amatan tribunmanado.co.id, Majelis Hakim Vencentius Banar kesal ketika melihat kursi saksi kosong.

Banar lantas mempertanyakan hal itu pada Jaksa Penuntut Umum Bobby Ruswin.

Rusmin menjawab sudah mengupayakan berbagai cara untuk menghadirkan para saksi.

Dengan nada meninggi, Banar meminta agar jaksa bisa menghadirkan para saksi. "

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved