Trump Curigai Google dan Facebook Manipulasi Data

Media sosial kembali mendapat sorotan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ayah Ivanka Trump ini bahkan,

Trump Curigai Google dan Facebook Manipulasi Data
(ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP )
Presiden AS Donald Trump (ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP ) 

"Google dan yang lainnya menekan suara konservatif dan menyembunyikan informasi serta berita yang bagus. Mereka mengendalikan apa yang bisa dan tak bisa kita lihat. Ini adalah situasi yang serius dan akan diambil tindakan," lanjutnya.

Presiden AS Donald Trump
Presiden AS Donald Trump (kontan)

Menanggapi tuduhan ini, Google pun melontarkan bantahan dan menyatakan bahwa hasil pencarian pada mesin pencari tidak dimanipulasi untuk kepentingan politik. Hasil tersebut relevan dengan apa yang dicari oleh para pengguna.

"Saat pengguna mengetikkan kata kunci di mesin pencari, tujuan kami adalah memastikan mereka menerima jawaban yang relevan dalam hitungan detik," tulis Google dalam pernyataan resminya.

"Pencarian ini tidak digunakan untuk mengatur agenda politik. Setiap tahun, ratusan kali kami meningkatkan kemampuan alogaritma untuk memastikan agar dapat menampilkan konten berkualitas tinggi.

Kami tidak pernah memberi hasil penelusuran untuk memanipulasi sentimen politik," lanjut Google. Ini bukan pertamakalinya Donald Trump melontarkan kritikan pedas.

Beberapa waktu lalu, tudingan serupa dilontarkan Twitter dan Facebook. Ia menilai kedua raksasa media sosial ini telah berlaku diskriminatif pada suara pendukung republik/konservatif.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesal dengan Media Sosial, Trump Akan Investigasi Google dan Facebook"

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved