Seorang Pengawas Pabrik Menghilangkan Nyawa Karyawannya Akibat Bercanda
Seorang pria pengawas pabrik menjadi buronan polisi karena membunuh rekan kerjanya dengan pipa bertekanan udara
TRIBUNMANADO.CO.ID - Niatnya bercanda, pria ini sekarang malah menjadi buronan polisi karena membunuh rekan kerjanya di pabrik dengan pipa bertekanan udara.
Ini tentu saja kejadian fatal yang bisa menjadi sebuah pelajaran bagi kita semua.
Rekaman CCTV menunjukkan Jadhav mendekati rekan kerjanya Rakesh Wagmore di dalam ruang pabrik untuk menanyakan sesuatu.
Rakesh yang memegang pipa bertekanan udara, mengarahkan ke rambut Jadhav sambil bercanda.
Youtube
Rakesh Wagmore menusukkan pipa udara ke rektrum.
Sambil bercanda dia meniupkan pipa bertekanan udara ke rekan kerjanya tersebut.
Namun tiba-tiba Rakesh meniupkan udara terkompresi ke rektrum korban dengan sangat cepat.
Jadhav seketika mengerang kesakitan sebelum ahirnya terjatuh ke lantai dan terlihat tak berdaya.
Dia akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan, namun dilaporkan meninggal dunia Selasa lalu.

Youtube
Jadhav pingsan seketika.
Menurut dokter, Jadhav meninggal dunia akibat ususnya yang rusak parah akibat "ditembak" dengan angin bertekanan tinggi.
Jadhav berjuang 15 hari sebelum dia dinyatakan meninggal pada 18 September.
Polisi setempat sedang menyelidiki insiden itu.
Rakesh Wagmore kini sedang buron karena dia melarikan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rakesh-wagmore_20180925_140056.jpg)