(VIDEO) Culik Siswi ke Perkemahan, Guru yang Diduga Pedofil Mengaku Hanya Peluk Korban

Guru kesenian di sebuah MI di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menculik siswinya membuat pengakuan setelah ditangkap.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Guru kesenian di sebuah MI di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menculik siswinya membuat pengakuan setelah ditangkap.

Sobirin (40) membawa siswinya, LBM (9), naik sepeda motor untuk camping di Kecamatan Poncokusumo, Malang, Rabu (19/9/2018).

Sesampainya di sana, ia singgah ke pondok peristirahatan di Lembah Pani.

Kemudian dirinya mengajak korban berjalan kaki ke lokasi perkemahan.

Baca: Reaksi Tegas Taufik Hidayat saat Komentator Sebut Ginting Si Sinting di China Open 2018

Namun, pria yang diduga seorang pedofil itu, alias pelaku kelainan seksual yang tertarik kepada anak-anak, mengelak melakukan pencabulan.

"Di Lembah Pani saya tidak macem-macem, hanya saya peluk biar tidak dingin badan murid saya," ujar Sobirin, seperti dikutip Tribun-Video.comdari Surya.co.id.

Sobirin ditangkap jajaran Reskrim Polres Malang saat berkemah di lereng Gunung Semeru, Sabtu (22/9/2018), setelah tiga hari dicari.

"Dia (Sobirin) memang diduga punya kelainan seksual. Dia seorang duda enggak punya anak. Info yang saya dapat, dia sampai peluk-peluk korbannya," terang AKasatreskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda ketika dikonfirmasi, Minggu (23/9/2018).

Saat ini polisi masih menunggu hasil visum korban, yang sedang menjalani pemulihan psikis dengan P2TP2A.

"Alami kejadian semacam itu pastinya korban mengalami traumatik ya pada sisi psikisnya, kalau soal recovery itu udah pasti dilakukan, kami menggandeng P2TP2A. Kami lakukan dalam minggu-minggu ini sembari menunggu hasil visum yang belum keluar, soalnya baru diajukan kemarin," pungkas Adrian.

Baca: (VIDEO) Viral Pria Gangguan Jiwa Diikat Warga, Dibanjiri Simpati

Halaman
123
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved