Sulut Banyak Impor Bahan Bakar Mineral dari Malaysia

Malaysia menjadi negara pemasok terbesar komoditi impor untuk Sulawesi Utara pada bulan Juli 2018.

Sulut Banyak Impor Bahan Bakar Mineral dari Malaysia
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
BPS Sulut 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Malaysia menjadi negara pemasok terbesar komoditi impor untuk Sulawesi Utara pada bulan Juli 2018.

Setelah berhasil menggeser Tiongkok yang menguasai pangsa impor selam dua bulan berturut.

"Komoditas utama yang dibeli dari negeri jiran tersebut adalah bahan bakar mineral dan mineral oil products," jelas Ateng Hartono Kepala BPS Sulut, Senin (24/9/2018).

Berdasarkan nilai Cost Insurance Freight (CIF) impor Sulut pada bulan Juli, untuk Malaysia mencapai 7,486 juta USD atau 53,69 persen, kemudian Tiongkok 2,814 juta USD atau 20,19 persen.

Sementara Australia menempati urutan ke tiga soal impor ke Sulut dengan nilai 2,717 juta USD atau 19,49 persen. Sedangkan dari Afrika 331 ribu USD atau 2,38 persen.

Disusul India mencapai 136 ribu USD atau 0,98 persen. Sementara dari Jepang yang produknya banyak terlihat di pasaran justru hanya memiliki nilai impor ke Sulut 135 ribu UDS atau 0,98 persen.

Sementara pergerakan barang dalam negeri ke Sulut hanya bernilai 105 ribu USD saja atau 0,76 persen.

Sedangkan Korea Selatan hanya 93 ribu USD atau 0,67 persen. Ukraina 41 ribu USD atau 0,30 persen, dan impor dari Swedia bernilai 30 ribu USD atau 0,22 persen.

Sementara total impor seluruh negara mencapai 13,942 juta USD.

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved