Ini Tanggapan Pengamat Pemerintahan Terkait HUT ke-54 Sulut, Jangan Terjebak di Zona Nyaman

Menurut pengamat politik Taufik Tumbelaka mengatakan sudah saatnya Sulut bergegas dan menatap usia ke-55 tahun.

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Taufik Tumbelaka 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) saat ini sudah berusia 54 tahun.

Berbagai perkembangan pun sudah mulai terlihat apalagi sejak Gubernur Sulut Olly Dondokambey memimpin Sulut.

Berbagai infrastruktur jalan pun mulai dibangun di masa kepemimpinan pria asal Kolongan Minahasa Utara tersebut.

Meski begitu menurut pengamat politik Taufik Tumbelaka mengatakan sudah saatnya Sulut bergegas dan menatap usia ke-55 tahun.

"Sekarang bukan hanya masalah capaian, tapi tuntutan masyarakat pada usia yang ke 55 tahun dan seterusnya akan semakin tinggi," kata dia ketika dihubungi Tribun Manado, Senin (24/9/2018).

Tuntutan ini menurutnya butuh komitmen besar dari semua pihak, terlebih khusus dari OD-SK dan jajaran Pemprov Sulut guna menjawab tantangan kedepan.

Baca: Pameran Pembangunan HUT Sulut Buka 15 September 2018

Fakta kinerja pemerintahan belum sesuai harapan, ini tergambar dari derap pembangunan yang diharapankan duet OD-SK masih jauh dari istilah sinkron.

"Masih banyak pejabat yang terjebak zona nyaman masa lalu. Masa 2,5 tahun yang seyogyanya telah cukup untuk tidak lagi tergagap dengan ide atau gagasan pemimpin," beber dia.

Para pejabat di jajaran Pemprov Sulut perlu menyadari makna dari peningkatan kapasitas, sehingga dapat memenuhi harapan pemimpin.

"Pola pikir bekerja atau melaksanakan tugas berbasis kinerja harus dimaknai dengan hasil atau capaian yang tidak sekedar standard umum yang biasa-biasa saja, tapi perlu dimaknai sebagai berbasis prestasi," cetusnya.

Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini menambahkan, perlu menimbulkan rasa memiliki yang kuat terhadap daerah Sulut yang dibanggakan, di mana dari sana akan menimbulkan rasa tanggung jawab terhadap capaian pembangunan yang gemilang dan bermuara untuk rakyat Sulut.

Baca: Gubernur Olly Dondokambey Akan Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi dan Tekan Inflasi

"Untuk itu masih sangat banyak pekerjaan rumah (PR) yang telah terinventarisasi dan teridentifikasi, terutama masalah kinerja dari sejumlah pejabat di jajaran Pemprov Sulut," imbuhnya.

Khusus untuk kinerja, nampaknya duet OD-SK wajib menyadari bahwa langkah memberi toleransi terhadap kinerja sejumlah pejabat seperti yang selama ini diambil akan berdampak negatif kepada "mimpi indah" OD-SK.

"Jika kebijakan memberi toleransi ini terus dilakukan, maka reputasi OD-SK yang akan dipertaruhkan," tandasnya. (nie)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved