Breaking News:

Ibadah Pembukaan GMIM Expo 2018, Gubernur Olly Sebut Warga GMIM Harus Bersatu

Pdt Dr Hein Arina memimpin ibadah pembukaan GMIM Expo tahun 2018 dalam rangka HUT ke-84 GMIM Bersinode

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Ibadah pembukaan GMIM Expo tahun 2018 dalam rangka HUT ke-84 GMIM Bersinode, di wilayah Kalawat I Minahasa Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pdt Dr Hein Arina selaku Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM memimpin ibadah pembukaan GMIM Expo tahun 2018 dalam rangka HUT ke-84 GMIM Bersinode, di wilayah Kalawat I Minahasa Utara, tepatnya lokasi pacuan roda sapi milik Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Senin (24/9/2018).

Mengawali khotbanya dalam pembacaan Alkitab yang diambil dalam perjanjian lama Kidung Agung 1:1-8, Pdt Hein merefleksikan historis perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 84 GMIM bersinode dan HUT ke-54 provinsi Sulawesi Utara.

"30 tahun GMIM jalankan tugas panggilan bersekutu bersaksi dan melayani," kata Pdt Hein.

Dijelaskannya, perjalanan penginjilan di tanah Minahasa cukup panjang, mulai abab 16 dan khusus protestan mulai abad 17. Penginjil Riedel dan Shcwarz mulai penginjilannya pada permulaan abad 19 dan GMIM bersinode mulai awal abad 20 atau 84 tahun yang lalu.

Baca: Gubernur Olly Merasa Kebersamaan Itu Indah, Buka GMIM Expo

Menurut ketua Sinode ini adalah catatan sejarah yang menarik bagi warga GMIM untuk terus dipahami, karena lewat pemahaman ini merasakan cinta Tuhan yang begitu dalam dan besar bagi GMIM.

"Saya melihat di tujuh kota dan kabupaten pelayanan GMIM seluruh kantor pemerintahan dan perusahan kalau ada perayaan W/KI, P/KB, pemuda, pasti kantor akan menjadi sepi karena sebagaian orang yang bekerja tidak masuk kantor karena akan menghadiri perayaan itu," kata dia.

Mengenai pembacaan Alkitab dalam Kidung Agung, kalau mau pahami pembacaan ini harus baca keseluruhan hingga pasal 8, dengan reverensi kitab Pengkhotbah pasal 1 sampai 18 kemudian lebih dalam dan luas lagi pemahaman tentang Kidung Agung baca 31 pasal di kitab Amsal.

Pesan Pdt Hein ini agar ada gambaran umum tentang kitab Kidung Agung, tidak sederhanakan bahkan mengurangi kebenaran yang ada.

Jangan definisikan cinta dengan pendekatan humanistik. Dia mencontohkan seberapa besar suami cinta istri dan sebaliknya?

"Nilai dari mencintai suami istri, bagaimana suka cita dan martabat dari cinta laki-laki dan perempuan yang diwujudkan nyatakan dalam pernikahan. Supaya cinta ini lebih berharga dan bernilai harus berlandaskan pada kasih Allah," urainya.

Baca: Di HUT Sulut, Pemerintah Diminta Bangun Manado Utara 

Olly Dondokambey Gubernur Provinsi Sulut dalam ibadah membawakan sambutan sekaligus membuka GMIM Expo. Menurut Olly bagaimana satu keindahan yang dia kutip dalam perikop pembacaan Alkitab dinampakkan di tempat pelaksanaan GMIM Expo.

"Di sini seluruh warga GMIM dengan suka cita datang ke lokasi untuk mengikuti pameran," urainya.

Melihat kebersamaan seluruh jemaat di GMIM di tengah masyarakat kiranya menjadi contoh bagi masyarakat Sulut bukan hanya GMIM.

"Kalau kita bersatu tidak hal yang tidak mungkin kita lakukan," tegasnya.

Dalam ibadah yang berlangsung di bawah terik sinar matahari, diisi dengan pujian paduan suara campuran keluarga besar kantor Sinode GMIM dan ketua-ketua badan pekerja majelis wilayah.(crz)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved