Bikin Keder Militan ISIS di Irak dan Suriah, Ternyata Indonesia Juga Miliki Senjata yang Sama

Untuk menggempur militan ISIS, militer Prancis mengandalkan meriam ukuran 155mm buatan GIAT Industries ini amat ditakuti yang juga dimiliki Indonesia

Bikin Keder Militan ISIS di Irak dan Suriah, Ternyata Indonesia Juga Miliki Senjata yang Sama
Internet
Puluhan militan ISIS menyerah kepada militer Irak 

Bagaimana tidak membuat keder militan ISIS, meriam Caesar dapat menyasar tepat sasaran dari jarak 40 kilometer jauhnya dan dapat menghancurkan area seluas 3 Ha.

Bisa dikatakan sebelum militan ISIS tahu dimana posisi artileri itu berada, munisi Caesar sudah menerjang mereka duluan.

Hal inilah yang membuat militan ISIS alergi jika sudah mengetahui lawannya memiliki Nexter Caesar.
Aksi Caesar milik AD Prancis di Mosul saat menggempur ISIS

rudaw
Aksi Caesar milik AD Prancis di Mosul saat menggempur ISIS
 

Angkatan darat Prancis yang sadar jika militan ISIS amat takut dengan Caesar tak menyia-nyiakannya.

Mereka lantas selalu melibatkan artileri ini di setiap operasi tempurnya memberangus ISIS.

Laporan terakhir, Prancis dengan Caesarnya menggempur ISIS di kota Hajin, Suriah pada 16 September lalu.

Tak kurang lebih dari 70 tembakan munisi dimuntahkan ke pertahanan ISIS.

Tak butuh waktu lama, militan ISIS di kota Hajin lari pontang-panting dihujani tembakan yang datang dari atas.

Nah, cap Battle Proven Nexter Caesar di palagan Irak dan Suriah ini rupanya ikut menarik minat Indonesia.

Lantas Indonesia membeli 37 unit Nexter Caesar dari Prancis seharga 240 juta dolar AS yang dikirim secara bertahap dari tahun 2012-2017.

Para personil Armed Kostrad sedang latihan menembak dengan Nexter Caesar 

tniad.mil.id
Para personil Armed Kostrad sedang latihan menembak dengan Nexter Caesar

Sekarang ke-37 unit Caesar ini dioperasikan oleh Batayon Artileri Medan Kostrad TNI AD. 

Editor:
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved