Boltim Kekurangan Guru, Yusri: Khusus di Daerah Terpencil

Yusri Damopolii mengatakan, Kabupaten Boltim kekurangan tenaga kerja guru, khususnya untuk daerah yang terpencil

Boltim Kekurangan Guru, Yusri: Khusus di Daerah Terpencil
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Kepala Dinas Pendidikan, Yusri Damopolii 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TUTUYAN,TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabupaten Boltim, masih kekurangan guru SD dan SMP.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Yusri Damopolii mengatakan, waktu lalu sudah diusulkan ke Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Boltim, untuk penambahan guru sebanyak 302.

"Guru di Boltim, sudah tidak sesuai dengan ruang belajar (Rumbel). Harusnya tiap guru mengajar disatu ruangan," ujar Yusri Damopolii, Minggu (23/9/2018).

Kata dia, memang Boltim, masih kekurangan guru, khususnya di daerah terpencil.

Kepala Sekolah SMP Stap Molobog, Abdul Malik Hatam mengatakan, memang di sini kekurangan tenaga pengajar matematika, Mulok, Seni Budaya dan Bahasa Indonesia.

"Kami minta adanya perhatian pemerintah, untuk menambah tenaga pengajar di sekolah ini," ujar Abdul Hatam.

Ia menambahkan, jumlah guru di sini berjumlah tujuh orang.

Kepala Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Robi Mamonto mengatakan, sudah diusulkan ke pusat untuk penambahan guru 317, namun yang disetujui 185 orang

"Harus bersyukur, karena Kementrian Menpan RB masih menyetujui usulan. Jadi penerimaan CPNS khusus guru berjumlah 185 orang," ujar Robi Mamonto. 

Penulis: Vendi Lera
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved