Warga Ranotana Sulit Mencari Gas 3 Kg, Ini Komentar PT Pertamina Area Manado

Yohanis Laleno (60), setengah mati saat mencari elpiji tiga kilogram. Di daerahnya di Ranotana, sering terjadi kekosongan.

Penulis: | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
ilustrasi elpiji 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Yohanis Laleno (60), setengah mati saat mencari elpiji tiga kilogram. Di daerahnya di Ranotana, sering terjadi kekosongan.

"Cari di pangkalan dan warung-warung belum ada. Khususnya di Ranotana," katanya

Ia sering mendapatkan elpiji di seputaran Lapangan KONI. Membeli di pasar harganya Rp 25 ribu.

"Juga tambah uang transportasi Rp 8 Ribu," katanya.

Ternyata kelangkaan itu tidak terjadi di daerah lainya di Manado untuk saat ini.

Roni, warga Paal 2 mengaku tidak sulit mencari elpiji. Tika Tewu, warga Kairagi Weru mengaku tidak kesulitan mencari elpiji.

Parrama Ramadhan, Sales Eksekutif LPG PT Pertamina Area Manado dua hari lalu mengatakan, untuk Ranotana, sulai dari Pertamina ke Agen ke Pangkalan dan masyarakat normal.

"Stok di Depot terjaga baik. Kemungkinan karena pemakaian LPG 3 kg yang tidak tepat sasaran," katanya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved