Ini Tanggapan Humas Polda Sulut Mengenai Kelanjutkan Kasus Perusakan Bangunan PT Conch

Kasiepenkum Kejati Sulut Yoni E Malaka mengatakan, sampai saat ini pihaknya baru menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikkan dari Polda Sulut

Ini Tanggapan Humas Polda Sulut Mengenai Kelanjutkan Kasus Perusakan Bangunan PT Conch
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Ibrahim Tompo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Polda Sulawesi Utara (Sulut) memastikan Bupati Bolaang Mongondouw (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow hingga saat ini masih menyandang status sebagai tersangka.

Hal itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo ketika ditemui Tribun Manado, Jumat (21/9/2018) di kantornya.

"Sampai saat ini Bupati Yasti masih menyandang status tersangka, karena kasusnya belum dihentikan," kata dia.

Ketika ditanyakan apakah akan segera melimpahkan kasus ini ke kejaksaan tinggi (Kejati) Sulut, perwira tiga bunga ini tampak tersenyum kecil.

"Kita lihat saja nanti," ucap dia.

Baca: Akibat Pencurian Kabel, PT Conch Alami Kerugian hingga Rp 3 Miliar

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasiepenkum) Kejati Sulut Yoni E Malaka ketika dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini pihaknya baru menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikkan (SPDP) dari Polda Sulut.

"Untuk berkas Yasti kami baru terima SPDP-nya," ucapnya.

Sedangkan untuk berkas 27 Satpol PP Bolmong, Malaka mengatakan sudah melalukan P-18 (pengembalian berkas karena tidak lengkap).

"Berkasnya kami kembalikan karena belum lengkap," tegasnya.

Sekedar diketahui Yasti Soepredjo Mokoagow ditetapkan sebagai tersangka pada Juli Tahun 2017.

Ia ditetapkan sebagai tersangka karena Polda Sulut mendapatkan bukti bahwa Yasti adalah orang yang memerintahkan 27 Satpol PP untuk merusak bangunan milik PT Conch di Bolmong. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved