Dekan FMIPA Unsrat Bergaya Bak ‘Dewa Neptune’ Pada Seminar ‘Optimal Decision of Marine Tourism’

Potensi pariwisata kelautan dikupas tuntas para peneliti dunia dalam seminar internasional bertajuk "Optimal Decision of Marine Tourism"

Dekan FMIPA Unsrat Bergaya Bak ‘Dewa Neptune’ Pada Seminar ‘Optimal Decision of Marine Tourism’
Tribun manado/Arthur Rompis
Potensi pariwisata kelautan dikupas tuntas para peneliti dunia dalam seminar internasional bertajuk "Optimal Decision of Marine Tourism" di auditorium Unsrat, Jumat (20/9). 

TRIBUN MANADO.CO.ID, MANADO - Potensi pariwisata kelautan dikupas tuntas para peneliti dunia dalam seminar internasional bertajuk "Optimal Decision of Marine Tourism" di auditorium Unsrat, Jumat (20/9).

Hajatan tersebut digelar FMIPA Unsrat bekerja sama dengan International Conference Operation Research.

Tampil sebagai pembicara Gubernur Sulut Olly Dondokambey diwakili kepala badan penelitian dan pengembangan daerah (Bapelitbangda) Jemmy Lampus.

Prof Adreas Ernst dari Monash University Australia, Prof Stefan Steiner dari Univeritas Waterioo Canada dan sejumlah pembicara luar negeri lainnya.

Jalannya pembahasan berlangsung hangat. Ratusan peneliti dari dalam dan luar negeri antusias bertanya dalam sesi tanya jawab usai pemaparan.

Baca: Rektor Unsrat dan Dubes RI Hadiri Workshop UNEP di Gedung PBB UN City Kopenhagen

Semua berbicara memakai bahasa Inggris. Banyaknya peneliti
yang hadir membuat ruang auditorium bagian tengah penuh. Jalannya acara tak melulu serius.

Pada acara pembukaan, ditampilkan opera di mana Dekan FMIPA Benny Pinontoan menjadi Dewa Neptune. Ia bergaya ala dewa Yunani dengan menggenggam tongkat berujung trisula.

Tak semua ala Yunani, karena topinya berbentuk mirip ikat Kepala Minahasa.

Ada pula Dekan FMIPA lainnya memerankan Nyi Roro Kidul.
Benny kepada Tribun Manado mengatakan, diskusi kali ini khusus membahas potensi wisata laut di Sulut.

"Potensi wisata laut kita dikaji dari semua sisi secara ilmiah," kata dia.

Dikatakan Benny, diskusi tersebut akan membuahkan kesimpulan strategis. Hasil kesimpulan akan jadi masukan bagi pemerintah.

"Ini wujud sumbangan kami untuk pembangunan Sulut di bidang pariwisata, " kata dia.

Menurut Benny, FMIPA dipercayakan menggelar hajatan
tersebut menyusul kesuksesan menggelar ajang serupa tahun lalu.

Ke depan, tawaran terus berdatangan. "Kemungkinan kita akan gelar lagi event international tahun depan, " kata dia.

Rektor Unsrat melalui Jubir Hezki Kolibu mengatakan, ajang tersebut sukses dari segi kualitas dan kuantitas. "Pesertanya meluber, " kata dia.
Ia mengharap diskusi itu akan memberikan sesuatu yang berharga bagi pariwisata Sulut. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved