Dikira Kerja di Salon, Gadis Ini Kaget Saat Tahu Dijual Teman Sendiri, Curiga Lihat Alat Kontrasepsi

Tiba di wilayah paling timur Indonesia itu, NE kaget bukan kepalang ketika akan mengikuti 'pelatihan', dengan menggunakan alat kontrasepsi.

Dikira Kerja di Salon, Gadis Ini Kaget Saat Tahu Dijual Teman Sendiri, Curiga Lihat Alat Kontrasepsi
Korban perdagangan manusia 

"Anak saya pergi tanpa pamit hari Senin (3 September 2018) lalu. Saya sempat bingung. Baru tiga hari, dapat kabar melalui pesan Facebook," ucapnya.

Putrinya mengaku sudah berada di Sorong untuk bekerja. Saat itu ia meminjam HP milik temannya.

"Kemudian anak saya telepon, nangis minta pulang. Tapi, harus bayar Rp 20 juta katanya untuk ganti uang pesawat," tutupnya.

NE pun tak menyangka bisa mengalami kejadian seperti itu.

"Saya sama Febi udah temenan enam tahun. Ditawarin kerja di salon. Saya tertarik. Apalagi semua biaya transport ditanggung," kata NE.

Setelah itu, NE langsung terbang melalui Bandara Radin Intan II, Senin, 3 September 2018.

"Di bandara sudah ditunggu suami Febi dan menantu Bunda Sis namanya. Sama satu lagi dari Lampung Timur (LW)," tuturnya.

Sampai di sana, NE langsung mendapat pelatihan. Tapi, ia kaget bukan kepalang begitu melihat pada alat pijat ada alat kontrasepsi.

"Saya langsung mikir ini pijat plus-plus. Saya tolak akhirnya pekerjaan ini. Tapi, saya malah diseret, dimasukin ke ruang kaca kayak akuarium," tutupnya. (*)

Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved