Dampingi Korban Pemerkosaan P3A Tidak Ingin Ada Kalimat Damai
DPPKBP3A memastikan pihaknya sudah turun ke Desa Milangodaa untuk melakukan pendampingan terhadap korban pemerkosaan.
Penulis: | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Suhartini Damo, memastikan pihaknya sudah turun ke Desa Milangodaa untuk melakukan pendampingan terhadap korban pemerkosaan.
“Keluarga mereka meminta damai tapi kami P3A tidak terima. Keluarga boleh damai tapi para pelaku harus menjalani hukuman sesuai undang-undang perlindungan anak yang berlaku,” jelas Damo, Rabu (19/9) di sela-sela aktivitas kerjanya.
Pihaknya juga sangat mendukung jika ada lembaga lain akan bersama-sama mengawal peristiwa ini untuk dipertangung jawabkan secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku di kepolisian dan P3A.
“Kami sudah mendekati keluarga mengunjungi Polsek untuk bersama-sama mencari solusi, masalahnya anak-anak yang jadi korban,” jelasnya.
Korban yang sebelumnya enggan ke sekolah kini sudah kembali bersekolah dengan wajah riang gembira seperti sebelum terjadinnya peristiwa terkutuk tersebut.
“Anak ini kembali ceria setelah mengetahui para pelaku kini dutahan oleh pihak kepolisian untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” jelasnya.
Pihaknya akan memaksimalkan kegiatan sosialisasi, bahkan pihaknya melakukan pembinaan terhadap seluruh keluarga yang tersangkut paut dalam peristiwa tersebut akan dampak dari perbuatan para pelaku.
“Karena kami lihat juga salah satu faktor masalah ekonomi lemah serta kurangnya pengetahuan tentang hukum. Sosialisasi akan dilakukan bersama polsek khususnya pencegahan,” jelasnya.
Pihaknya juga akan bersama-sama melibatkan mitra kerja dan Ketua Tim Penggerak PKK serta anggota dewan untuk memasukan segala program P3A yang akan berdampak terhadap berkurangnya peristiwa naas seperti ini.
“Tahun ini sudah ada lima kejadian, makanya ini menjadi perhatian serius kami,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/suharti-damo_20180919_113257.jpg)