Wakil Bupati Bolsel Ajak Generasi Muda Giat Bertani

Wakil Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru kembali mengajak generasi muda untuk lebih giat bertani di zaman yang semakin modern ini

Wakil Bupati Bolsel Ajak Generasi Muda Giat Bertani
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Bupati Bolsel Haji Herson Mayulu (H2M) saat memanen kacang di perkebunannya di Kima 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

MOLIBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kembali mengajak generasi muda untuk lebih giat bertani.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Iskandar Kamaru, Selasa (18/9), di sela-sela aktivitas kerjannya di komplek perkantoran bupati di Panango.

Kata dia, perkembangan zaman yang semakin modern membuat kecintaan generasi muda terhadap pertanian mulai berkurang kemudian memilih pekerjaan instan yang tidak menjanjikan masa depan.

“Di Bolsel masih banyak lahan tidur, saya minta Sangadi (Kepala Desa) mengajak dan membentuk kelompok tani berisi anak muda,” pintannya.

Kamaru, menejelaskan, sudah saatnya mengembangkan potensi pertanian menjadikannya sebagai inovasi baru di setiap desa dalam rangka menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

“Silahkan berinovasi di bidang pertanian, Pemkab akan memberikan penghargaan bagi desa yang mempu mengembangkan potensi pertaniannya,” jelas Wabup.

Kata pasangan Bupati Haji Herson Mayulu (H2M), untuk sukses di bidang pertanian memang membutuhkan waktu yang tidak singkat sebab harus mengikuti masa panen, seperti cengkih, pala, dan cokelat, yang dinilai cocok di tanam di wilayah Bolsel.

“Meski kita punya pekerjaan tetap tapi hasil pertanian akan menjadi nilai tambahan untuk kebutuhan belanja keluarga atau bisa jadi tabungan sekolah anak,” jelasnya.

Untuk sukses di bidang pertanian harus benar-benar digeluti dengan baik, untuk itu dirinya sering mengajak para Sangadi menggerakan masyarakat mensukseskan kegiatan menanam dengan memanfaatkan lahan tidur.

“Sangadi juga bisa memanfaatkan lahan kosong untuk pemberdayaan kelompok tani,” jelas Wabup.

Pihaknya melalui instansi terkait yaitu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) telah mensosialisasikan manfaat bertani sejak awal tahun 2018 di seluruh desa dan tingkat kecamatan.

“Inilah yang membuat kami terus bersemangat mensukseskan program pertanian, baik itu jagung, padi sawah, padi ladang, cabe, tomat, pisang, dan tanaman tahunan lainnya,” ucap Camat Tomini Suprin Mohulangio yang sudah menerapkan sistem tanam melibatkan generasi muda.

Pemanfaatan lahan kosong menurut camat telah berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi kerakyatan, selain itu mengurangi pengangguran di kampung-kampung karena telah memiliki aktivitas pekerjaan tetap.

“Kalau dulu banyak muda mudi yang duduk dileput pada malam hari, sekarang tidak lagi mereka duduk bersama secara kelompok untuk membahas kegiatan pertanian,” jelasnnya. 

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved