Breaking News:

Tak Ada Pejabat Kemenpora saat Pengembalian Barang

Mantan staf khusus Menteri Pemuda dan Olahraga era Roy Suryo, Heru Nugroho buka suara mengenai polemik surat pengembalian barang

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat pertemuan tertutup dengan perwakilan klub ISL di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2015). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Mantan staf khusus Menteri Pemuda dan Olahraga era Roy Suryo, Heru Nugroho buka suara mengenai polemik surat pengembalian barang yang diminta oleh Kemenpora.

Heru menjelaskan, kunci dari masalah yang hari ini terjadi adalah tidak hadirnya pejabat Kemenpora pada saat pengembalian barang dari rumah dinas ke rumah pribadi Roy di Yogyakarta.

"Kesalahan intinya itu, tidak hadirnya pejabat Kemenpora ketika pengiriman barang dari rumah dinas menteri ke Yogyakarta. Itu kuncinya disitu," ujar Heru.

Tidak hadirnya pejabat Kemenpora, yang kemudian menjadikan masalah ini terus berlanjut, pasalnya, tidak ada pihak yang memilah mana saja barang bawaan Roy, mana saja barang milik Kemenpora. Sehingga, saat itu, barang-barang tersebut terkirim dan menjadi satu di rumah pribadi.

"Waktu pengembalian itu, saya sama Pak Roy ini kan di Incheon Korea waktu Asian Games. Jadi, tidak ada di tempat. Nah, parahnya yang ambil-ambil buat ngirim ini kan petugas pengiriman barang. Tidak ada yang mengawasi,"ujar Heru.

Namun dirinya meyakini bahwa barang-barang yang terbawa, sudah dikembalikan seluruhnya. Tidak ada satupun barang yang masih tertinggal seperti dalam surat Kemenpora.

"Harusnya sudah tidak ada. Karena dikirimnya kan di dalam dus. Nah, dus itu langsung semua dibalikin 2015. Sebenarnya 2016 sudah clear antara Pak Roy dan Pak Imam waktu ketemu. Saya juga bingung ini, kenapa tahu-tahu ada lagi?" tukasnya.

Politikus Partai Demokrat Roy Suryo optimis bisa menyelesaikan polemik aset Kemenpora. Kemarin Kuasa Hukumnya Tigor Simatupang menyambangi Kemenpora untuk meminta dokumen Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang meminta Roy Suryo mengembalikan barang milik negara setelah lengser dari posisi Menteri Pemuda dan Olahraga.

Roy Suryo mengatakan semua urusan tersebut dijalankan kuasa hukumnya."Nanti lihat saja perkembangannya, biarkan lawyer dan juru bicara saya bekerja, `gusti Allah tidak sare' (Allah tidak tidur)," ucap Roy Suryo.

Kemenpora Membenarkan

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved