Foto Produk Perlu untuk Jualan Online: Pelaku UMKM Sulut Terbantu

Jendela Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia mendorong pengembangan UMKM agar dapat bersaing dengan daerah lain.

Foto Produk Perlu untuk Jualan Online: Pelaku UMKM Sulut Terbantu
TRIBUN MANADO/HERVIANSYAH
Workshop Kapabilitas dan Kapasitas UMKM Sulut di Kantor Perwakilan BI Sulut, Jumat (27/4/2018). 

Founder dari Jendela UMKM Indonesia, Wahyudi Mokoagow menuturkan, pelatihan yang diselenggarakan oleh Jendela UMKM Indonesia akan difokuskan pada langsung praktik.

"Kegiatan ini tidak hanya sampai disini, tetapi kami akan memonitoring peserta pelaku usaha kedepannya dan juga memberikan pelatihan - pelatihan seperti bagaimana memanfaatkan media sosial (Medsos) dan Market Place sebagai sarana pemasaran kekinian," tuturnya.

Selain itu, sistem kami juga memungkinkan "Pelaku UMKM dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka melalui website www.jendelaumkm.com.

"Selain manfaat amal, Jendela UMKM Indonesia juga memungkinkan seorang mentor yang juga pelaku UMKM mendapatkan penghasilan tambahan dari setiap sesi pelajaran dan mentoringnya," ujar pria yang aktif dalam pengembangan digital marketing ini.

Saat ini melalui website www.jendelaumkm.com, pelaku usaha dengan gratis bisa mendaftarkan diri. Melalui situs tersebut pelaku usaha dapat mengikuti pelatihan online dan offline yang diselenggarakan oleh berbagai mentor serta mendapatkan informasi terkini terkait pengembangan usahanya.

Komoditas ekspor nonmigas
Komoditas ekspor nonmigas (TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH)

Ekspor ke Tiongkok Tertinggi

Tiongkok masih menjadi yang teratas sebagai negara tujuan ekspor non migas Sulut. Itu menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut hingga Juli 2017, sengan nilai total 14.433 juta dolar AS atau 20,28 persen dari total nilai ekspor non-migas.

Disusul Singapura dengan nilai 12.561 juta dolar dolas atau 17,65 persen, dilanjutkan posisi ketiga negara tujuan ekspor yaitu Jepang dengan nilai ekspor 12.370 juta dolar atau 17,38 persen.

AS berada pada posisi ke empat dengan total nilai ekspor 11.080 juta dolar atau 15,57 persen. Disusul Korea Selatan dengan total ekspor 7.417 juta dolar atau 10,42 persen.

Kemudian India dengan nilai ekspor 2.576 juta dolar atau 3,62 persen, ada lagi ekspor ke Belanda dengan nilai total 1.289 juta dolar atau 1,81 persen.
Jerman juga menjadi negara tujuan eskpor Sulut dan pada Juli 2018 nilai ekspornya mencapai 1.263 juta dolar atau 1,77 persen, dan ke Australia dengan nilai ekspor 997 juta dolar atau 1,40 persen, terankhir pada posisi 10 ada negara Vietnam dengan total nilai ekspor 809 juta dolar atau 1,14 persen.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved