Begini Nasib Enam Diplomat Sri Lanka yang Tak Jawab Telepon dari Presiden

Duta besar Sri Lanka di Austria bersama dengan lima staf kedutaan lainnya, dipanggil Pemerintah Sri Lanka.

Begini Nasib Enam Diplomat Sri Lanka yang Tak Jawab Telepon dari Presiden
ist
Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Duta besar Sri Lanka di Austria bersama dengan lima staf kedutaan lainnya, dipanggil Pemerintah Sri Lanka.

Pemanggilan itu setelah mereka gagal menjawab telepon dari presiden.

Duta Besar Sri Lanka untuk Austria, Priyanee Wijesekera dipanggil kembali ke negaranya setelah dia tak menjawab saat dihubungi Presiden Maithripala Sirisena pekan lalu.

"Duta besar tidak menjawab saat ditelepon oleh Presiden Sirisena selama beberapa jam," kata seorang sumber resmi kepada AFP, Sabtu (15/09/2018).

Namun tidak disebutkan permasalahan mendesak apa yang ingin dibahas presiden dengan duta besar sehingga menelepon secara langsung dan tidak melalui Kementerian Luar Negeri.

Kementerian turut mengkonfirmasi kabar pemanggilan duta besar beserta sejumlah staf kedutaan tersebut, tetapi tetap tidak memberikan alasannya.

Kedutaan besar Sri Lanka di Austria juga terakreditasi dengan badan-badan PBB di Wina, seperti halnya kedubes Bosnia dan Herzegovina, Ceko, Serbia, Slovakia, dan Slovenia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Sirisena sempat emosi karena kacang yang disajikan untuknya saat menumpang pesawat milik maskapai negara dianggapnya tidak layak dimakan.

Insiden itu dialami presiden saat penerbangan kembali dari Nepal.

"Saat penerbangan kembali dari Kathmandu saya disajikan kacang mete di penerbangan Sri Lanka. Tetapi kacang itu sangat tidak enak bahkan seekor anjing pun tidak akan memakannya," ujarnya pada Senin (10/9/2018) awal pekan lalu.

Keluhan presiden itu langsung ditanggapi pihak maskapai penerbangan yang akan mengganti stok kacang mete yang disajikan untuk penerbangan di kelas bisnis, serta mengganti pemasoknya yang disebut dari Dubai.


Penulis Agni Vidya Perdana

Sumber AFP
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved