Tak Hanya Nelayan asal Sulut, 3 Orang Ini Juga Selamat Saat Hilang di Laut,Terombang-ambing 133 Hari

Seorang nelayan asal Wori Minahasa Utara, baru-baru ini heboh saat dikabarkan hilang sejak Bulan Juli dan ditemukan 2 bulan kemudian.

Tak Hanya Nelayan asal Sulut, 3 Orang Ini Juga Selamat Saat Hilang di Laut,Terombang-ambing 133 Hari
Hilang di laut 

Berbagai cara dilakukan untuk bisa tetap bertahan, dengan segala kekuatan dan kemampuan setiap orang pasti mencoba untuk selamat.

Beberapa orang bahkan pernah melewati ujiam bahaya di laut, di luar akan sehat manusia mereka bisa selamat.

Perjuangan tanpa kenal lelah menyelamatkan nyawa mereka saat sudah diambang kematian.

Berikut Tribunmanado.co.id merangkum tiga kisah orang yang selamat saat terjebak di laut lepas.

Terjebak Dalam Kapal Karam 3 Hari

Seorang pria yang tiga hari terjebak di sebuah kantong udara sebuah kapal yang tenggelam akhirnya ditemukan para penyelam. Penemuan itu mengubah upaya pencarian mayat menjadi operasi penyelamatan yang luar biasa.

Video yang diambil DCN Diving tentang penyelamatan sempat beredar luas.

Harrison Okene (29) adalah seorang koki di Jascon 4, sebuah kapal perusahaan minyak, saat kapal terbalik dan tenggelam di kedalaman 100 meter di lepas pantai Nigeria pada Mei lalu karena gelombang laut yang dahsyat, lapor kantor berita Reuters saat itu. Saat kapal tenggelam, Okene tersapu air yang deras.

"Tiga orang berada di depan saya dan tiba-tiba air masuk dengan kekuatan penuh," kata Okene kepada Reuters. "Saya melihat yang pertama, yang kedua, yang ketiga hanyut. Saya tahu orang-orang itu sudah tewas."

Dari 12 anak buah kapal (ABK), Okene satu-satunya yang selamat, dengan mencari perlindungan di sebuah kantong udara kecil di kapal itu. Dia lalu menarik panel dinding untuk digunakan sebagai sebuah rakit. Selama tiga hari dia minum Coca Cola, tidak bisa makan atau minum air, lapor BBC. Lebih buruk lagi, air garam mulai menggerogoti kulit tubuh dan lidahnya.

Halaman
1234
Penulis: Valdy Suak
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved