Warga Gotong-royong Bersihkan Sampah di Boulevard Manado

Nampak warga dari berbagai kalangan turun ke seputaran pantai di Kawasan Boulevard Manado untuk melakukan bersih-bersih pantai dalam rangka WCD

Warga Gotong-royong Bersihkan Sampah di Boulevard Manado
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Sejumlah warga yang sedang melakukan bersih-bersih pantai di Kawasan Boulevard Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

MANADO,TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratusan warga Manado dari berbagai kalangan turun ke seputaran pantai di Kawasan Boulevard Manado untuk melakukan bersih-bersih pantai dalam rangka World Clean up Day (WCD) , Sabtu (15/9).

Ada dari Dinas Lingkungan Hidup Sulut, Kota Manado, Kodim 1309 Manado, dan komunitas di Manado.

Nampak mereka masing-masing memegang kantong plastik besar, dan memunguti setiap sampah yang mereka temui.

Sejumlah warga yang sedang melakukan bersih-bersih pantai di Kawasan Boulevard Manado
Sejumlah warga yang sedang melakukan bersih-bersih pantai di Kawasan Boulevard Manado (TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS)

Ada yang di pinggir pantai, bahkan ada juga yang terpaksa masuk di antara bebatuan besar untuk mengambil sampah yang terselip.

Sejumlah warga yang sedang melakukan bersih-bersih pantai di Kawasan Boulevard Manado
Sejumlah warga yang sedang melakukan bersih-bersih pantai di Kawasan Boulevard Manado (TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS)

Puluhan kantong sampah plastik terkumpul, dan langsung dijemput oleh mobil sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Manado.

Wahyuningsih Sutrisno Leader WCD Regional Sulut mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan baik dari pemerintah, anak muda, organisasi maupun siswa untuk ikut bergotong royong membersihkan sampah.

"Juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan ikut terlibat, bahwa masalah sampah ini bukan hanya masalah pemerintah tapi masalah kita bersama," jelasnya.

Ia mengatakan, di Manado ada tujuh titik bersih-bersih, yaitu Kalasey, Bunaken, pantai Malalayang, pantai Bahu, muara sungai sario jengki, Sindulang, dan sepanjang boulevard.

"Selain di Manado, aksi ini dilakukan juga di Bitung, Minut, Minahasa, dan Kotamobagu," jelas dia.
Aksi ini juga ternyata dilakukan di 150 negara di dunia.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved