Nilai Ekspor Non Migas Sulut Turun, Ini Penjelasan BPS

Nilai ekspor non migas di Sulawesi Utara pada Juli 2018 terpantau mengalami penurunan.

Nilai Ekspor Non Migas Sulut Turun, Ini Penjelasan BPS
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Ateng Hartono, Kepala BPS Sulut, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nilai ekspor non migas di Sulawesi Utara pada Juli 2018 terpantau mengalami penurunan.

Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, penurunan nilai FOB sebesar 10,95 persen dibandingkan dengan Juni 2018 yang senilai 79,92 US dollar.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2017 atau year to year turun sebesar 15,70 persen.

Baca: Vanili Masih Jadi Komoditi Termahal di Sulut

"Penurunan yang terjadi pada bulan Juli antara lain di sebabkan oleh turunnya nilai ekspor komoditi lemak dan minyak hewani atau nabati yang dalam kurun waktu enam bilan terakhir tetap mendominasi nilai ekspor non migas di Sulut," jelas Ateng Hartono, Kepala BPS Sulut, Jumat (14/9/2018).

Ia menjelaskan, nilai ekspor non migas Sulut pada Juli 2018 tercatat sebesar 71,17 juta USD, sementara inpornya 13,94 juta USD.

Baca: Bagian Tubuh Sensitif Diremas, Karyawati di Manado Ini Lapor Polisi

Sementara untuk komoditas ekspor nonmigas terbesar pada Juli 2018 tetap diduduki oleh lemak dan minyak nabati dan hewan yakni senilai 31,84 juta USD atau 44,74 persen dari total ekspor.

Sedangkan untuk komoditas impor terbesar adalah bahan bakar mineral, mineral oil products (27) senilai 2,18 juta USD atau 51,48 persen dari total inpor. (amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved