Jamaah Haji Barru Meninggal Dunia di Mekkah, Penyebabnya Karena Ini

Seorang jamaah haji asal Barru yang bernama Atika binti Habang dikabarkan meninggal dunia di tanah suci Mekkah, Arab Saudi.

Editor: Indry Panigoro
AFP PHOTO/KARIM SAHIB
Pemandangan dari udara menunjukkan jemaah haji tengah mengelilingi Kabah, tempat paling suci bagi umat Islam di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (3/9/2017). Tercatat sekitar 2,1 juta umat Muslim dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Innalillah Wainna Ilaihi Rajiun! 

Seorang jamaah haji asal Barru yang bernama Atika binti Habang dikabarkan meninggal dunia di tanah suci Mekkah, Arab Saudi.

Kabar duka itu datang dari Kementerian Agama (Kemenag) Barru.

Demikian informasi yang disampaikan Kepala Seksi (Kasi) haji dan umrah Kemenag Barru, Maqbul Arib kepada TribunBarru.com, melalui via telepon selularnya, Rabu (12/09/2018).

"Jamaah haji kita atas nama Atika telah meninggal dunia di Mekkah. Sesuai informasi yang kami terima, beliau itu meninggal tadi malam sekitar pukul 24.30 Wita dan pada pukul 09.00 Wita tadi, sudah dilakukan prosesi pemakaman di Mekkah," kata Maqbul Arib.

Menurut Maqbul, Atika dinyatakan meninggal setelah beberapa hari menjalani perawatan di rumah sakit An-nur di Mekkah.

Warga asal Lasijelling, Kelurahan Kiru-Kiru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan itu diketahui mengalami stroke dan sakit ginjal.

saat menjalani perawatan di rumah sakit An-nur Mekkah beberapa waktu lalu.
saat menjalani perawatan di rumah sakit An-nur Mekkah beberapa waktu lalu. ()

Atika sebelumnya dirawat pertama kali di rumah sakit An-nur Mekkah pada 28 Agustus 2018.

Waktu itu, Atika dirujuk ke rumah sakit An-nur tepat menjelang pemulangan jamaah haji Barru ke tanah air.

"Dua hari sebelum jamaah haji kita dipulangkan, Atika sudah dirujuk ke RS An-nur di Mekkah karena kondisinya lagi buruk. Dan tepat hari ini beliau sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang menangani," katanya.

Terkait hal itu, pihak Kemenag Barru telah mengunjungi rumah keluarga Atika di Kiru-kiru dan menyampaikan informasi tersebut.

"Kami juga tadi sampaikan ke pihak keluarga turut berbela sungkawa atas kepulangan almarhumah, juga mendoakan semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT," tuturnya.

Sekedar diketahui, Atika adalah salah satu diantara 169 jamaah haji yang diberangkatkan Kemenag Barru pada 19 Juli 2018 lalu.

Namun saat pemulangan jamaah haji ke tanah air pada 31 Agutus 2018, Atika tetap tinggal karena harus menjalani perawatan di rumah sakit di Mekkah.(*)

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved