Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gubernur Olly Sebut Harga Kopra Turun Karena Siklus Perdagangan

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey angkat bicara soal komiditas kelapa di Forum ABGC+M terkait persoalan harga kopra yang mulai menurun

Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Ist
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey angkat bicara soal komiditas kelapa di Forum academics, bussiness, government community and media (ABGC+M), 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey angkat bicara soal komiditas kelapa di Forum academics, bussiness, government community and media (ABGC+M), Senin (10/9/2018).

Olly mengatakan, Sulut tengah bergelut dengan persoalan kelapa akhir-akhir ini, harga kopra menurun.

Perdagangan minyak nabati kata Gubernur ada siklusnya yang ikut mempengaruhi permintaan.

Harga kopra saat ini turun karena dipengaruhi siklus ini, namanya siklus akan ada akhirnya, harga kopra akan terdongkrak naik lagi

"Tidak lama lagi akan naik harga, sampai November Desember sudah stabil kembali. Ini siklus perdagangan," ujar Gubernur ketika menghadiri acara ini di Ibis Hotel.

Di Eropa, bulan Maret sampai September itu prodiksi produk nabati sangat tinggi., Mmsalnya bunga matahari, jagung dan kedelai.

Otomatis produk di luar itu, termasuk minyak sawit dan kelapa permintaan menurun

Jika kebutuhan minyak nabati di Eropa dan Amerika terpenuhi maka produk negara lain akan minim diserap di pasar

Sehingga terkait informasi ada yang mainkan harga itu tak benar.

"Itu hoaks, mana ada yang main harga," kata dia.

Petani kopra di Sulut memang masih mengandalkan kopra . Padahal banyak turunan produk kelapa yang punya nilai ekonomis selain kopra

"Ini yang perlu kita bicarakan, bagaimana memanfaatkan kelapa untuk meningkatkan penghasilan petani kita," ujar Olly.

Siklus ekonomi yakni pertanian, kemudian industri baru jasa.

"Mau majukan kelapa, tingkatkan mutu kelapa, baru masuk industri, baru masuk jasanya. Kita di sini balik - balik, industri satu masih kopra, selebihnya belum ada," ujar Gubernur.

Ingin masuk ke industri, masih terkendala bagaimana fokuskan turunan produk kelapa agar bisa bermanfaat.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved