SAP Express Melego Saham Perdana Rp 260

PT Satria Antaran Prima (SAP Express) siap menggelar penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) awal Oktober 2018.

SAP Express Melego Saham Perdana Rp 260
Google
Bursa Efek Indonesia 

Sebagai penjamin pelaksana emisi efek, perusahaan ini menunjuk RHB Sekuritas Indonesia.

Gedung OJK Jakarta
Gedung OJK Jakarta (kompas.com)

Prospek Konsumer Belum Moncer

Kinerja saham sektor konsumer melemah sepanjang Agustus lalu. Padahal, adanya perhelatan Asian Games 2018, semestinya menjadi sentimen positif pendongkrak sektor konsumer. Indeks saham konsumer sepanjang bulan lalu mencetak kinerja minus 0,57%.

Saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) menjadi saham konsumer yang mencatatkan kinerja paling buruk di periode tersebut. Harga saham ini mencetak penurunan sebesar 13,75%.

Di posisi berikutnya ada saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk dan PT Hartadinata Abadi Tbk. Harga kedua saham sektor konsumer ini terpangkas masing-masing sebesar 9,27% dan 8,9%.

Analis Semesta Indovest Aditya Perdana Putra mengungkapkan adanya Asian Games memang mampu berkontribusi terhadap sektor konsumer.

Meski begitu, efeknya tidak cukup besar jika dibandingkan dengan momen Idul Fitri. Penjualan barang konsumer biasanya meningkat di periode tersebut lantaran ditunjang adanya pembagian tunjangan hari raya (THR). Hal ini mendorong daya beli konsumen.

William Siregar, analis Paramitha Alfa Sekuritas punya pendapat berbeda. Menurut dia, pelemahan saham konsumer disebabkan oleh pelemahan rupiah.

Melemahnya rupiah berimbas pada kenaikan harga sejumlah bahan baku. "Otomatis ini akan berefek ke harga akhir, yang berujung pada pelemahan daya beli," kata William, Selasa (4/9).

Hal ini terlihat dari penurunan sektor farmasi. Menurut William, harga bahan baku produk farmasi naik karena menggunakan dollar Amerika Serikat (AS).

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved