Saham Facebook dan Twitter Ambruk: Wall Street Waspadai

Bursa saham Amerika Serikat (AS) memerah mengawali perdagangan pada Rabu (5/9). Indeks Nadaq Composite paling

Saham Facebook dan Twitter Ambruk: Wall Street Waspadai
Brendan Smialowski / AFP
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat memberikan kesaksian di depan senat atas skandal kebocoran data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS) memerah mengawali perdagangan pada Rabu (5/9). Indeks Nadaq Composite paling dalam penurunannya.

Mengutip Reuters, pukul 11:31 waktu setempat, Nasdaq Composite turun 114,24 poin, atau 1,41 %, di level 7,977.01.  Dow Jones Industrial Average turun 43,09 poin, atau 0,17 %, pada 25.909,39, dan S & P 500 turun 16,66 poin, atau 0,58 %, pada 2.880,06.

Perusahaan media sosial tertekan menyusul petinggi Twitter Jack Dorsey dan COO Facebook Sherly Sandberg harus menghadap Kongres menyampaikan kesaksiannya. Terkait upaya menghentikan penyalahgunaan media sosial yang dianggap gagal.

Saham Twitter turun 5,4 % dan Facebook turun 1,8 %. Selanjutnya, Alphabet turun 2,6% dan induk Sanpchat, Snap Inc turun 4,4%.

"Kesaksian akan mempengaruhi sektor teknologi dan ada beberapa kekhawatiran tentang bagaimana pemerintah dan kebijakan dapat menjadi ancaman bagi pertumbuhan saham ini," kata Ryan Nauman, ahli strategi pasar di Informa Financial Intelligence di Zephyr Cove, Nevada.

Namun secara luas, pasar tertekan melemahnya harga minyak dan kekhawatiran atas memanaskan kembali perang dagang AS dengan China awal pekan ini.

Di sisi lain, hari ini pejabat AS dan Kanada akan bertemu untuk mencoba menyelesaikan perbedaan dan menjamin kesepakatan perdagangan di masa depan.

Pertemuan berlangsung setelah AS dan Kanada gagal menemui kata sepakat pada perjanjian baru pada Jumat lalu untuk menggantikan perjanjian Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) saat ini.

Jeff Bezos pendiri dan CEO Amazon
Jeff Bezos pendiri dan CEO Amazon (medium.com)

Semalam, Amazon sempat mencicipi nilai pasar US$ 1 triliun

Amazon.com Inc pada hari Selasa (4/9) sempat sejenak bergabung dengan Apple Inc menjadi perusahaan publik dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 1 triliun yang kedua.

Halaman
123
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved