Dharmawati Dareho Sebut KPU Penjahat Konstitusi

Bacaleg Partai Demokrat Dharmawati Dareho mengkritik keras KPU yang tidak menindaklanjuti putusan Bawaslu.

Dharmawati Dareho Sebut KPU Penjahat Konstitusi
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Dharmawati Dareho (kiri) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bacaleg Partai Demokrat Dharmawati Dareho mengkritik keras KPU yang tidak menindaklanjuti putusan Bawaslu.

Dareho digugurkan KPU Manado karena merupakan narapidana korupsi.

Ia dimenangkan Bawaslu Manado namun KPU enggan menindaklanjuti putusan Bawaslu.

Dareho menyebut KPU sebagai penjahat konstitusi.

"PKPU yang jadi dasar KPU adalah produk sesat karena bertabrakan dengan seperangkat UU yang ada di atasnya," kata dia.

Menurut Dareho, PKPU bertentangan dengan UU No 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Selain itu, PKPU bertentangan dengan UUD 45, UU HAM serta UU Lapas.

"Saya ini sudah menjalankan hukuman, sudah menjalani hidup dengan baik, hak politik saya tidak dicabut, dan kini KPU lewat PKPU mencabut hak politik saya, mereka telah bertindak sebagai hakim, hakim saja tidak sembarangan mencabut hak politik," beber dia.

Menurut Dareho, tindakan KPU yang menunda menindaklanjuti putusan Bawaslu Manado adalah preseden buruk terhadap hukum.

Alasan KPU pihaknya masih menanti judicial review juga menunjukkan ketidakpastian hukum.

Halaman
123
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved