Bank Kecil Memangkas Target Kredit

Kondisi ekonomi yang masih belum stabil menyebabkan banyak kalangan usaha berhitung ulang menghadapi tantangan

Bank Kecil Memangkas Target Kredit
kontan
Bank Indonesia 

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Laksono Widodo mengatakan, secara umum penerapan T+2 sudah aman, namun masih ada tantangan dalam hal lending dan borrowing. "Soal lending dan borrowing ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi sistem T+2," kata Laksono, Selasa (4/9)

Jika masalah lending dan borrowing ini belum selesai, maka potensi gagal serah pada penyelesaian transaksi hari pertama bisa saja mengalami kendala. Oleh karena itu, beberapa upaya preventif dilakukan oleh BEI terkait dengan rencana ini.

Laksono menyatakan, bahwa BEI saat ini sudah melakukan pembicaraan ke beberapa institusi besar yang dapat memberikan investasi yang dominan. "BEI juga melakukan pendekatan terhadap 10 pemegang saham pengendali beberapa emiten," ungkap Laksono.

BEi memang tengah berpacu dengan waktu, sebab targetnya sistem baru ini akan diterapkan pada tanggal 28 November 2018 mendatang. Di tanggal tersebut sistem akan ada serah terima dari transaksi di dua tanggal, yakni transaksi pada tanggal 23 dan 26 November. Selanjutnya pencatatan akan normal lagi.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengungkapkan kehadiran sistem baru ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah transaksi, karena sistem T+2 lebih efisien. "Jika transaksi lebih efisien, maka investor akan lebih cepat dan mudah dalam melakukan strategi reinvesting mereka," kata Hasan.

Memang, dari pelaku pasar sempat mempertanyakan sistem ini, terutama soal perbedaan waktu terkait dengan investor asing. Namun, Laksono meyakinkan bahwa hal ini sudah dipersiapkan.

Lagipula saat ini sudah banyak negara-negara sekitar seperti Vietnam, Hongkong dan juga India sudah memberlakukan penyelesaian di T+2 dan bisa melakukannya dengan lancar.  (Elisabet Lisa/Yoliawan H/Dimas Andi Shadewo/Marshall Sitanggang/Maizal Walfajri)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved