Pajak Mobil Impor Naik Jadi 10 Persen: Sabun dari Luar Negeri Ikut Naik

Pemerintah menaikkan pajak penghasilan (PPh) 1.147 jenis barang impor untuk mengurangi defisit transaksi berjalan dan menyelamatkan

Pajak Mobil Impor Naik Jadi 10 Persen: Sabun dari Luar Negeri Ikut Naik
Mobil mewah koleksi Beynon. (the dailymail) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah menaikkan pajak penghasilan (PPh) 1.147 jenis barang impor untuk mengurangi defisit transaksi berjalan dan menyelamatkan niliai tukar rupiah. Kenaikan pahak tersebut akan berlaku mulai minggu depan.

Satu di antara yang terkena kenaikan pajak yaitu impor mobil complete built-up utility (CBU) di atas 3.000cc. PPh-nya semula 7,5 persen, naik menjadi menjadi 10 persen.

Selain itu, barang elektronik impor seperti dispenser air, pendingin ruangan, dan lampu juga dinaikkan PPh-nya dari 2,5 persen menjadi 10 persen.

Begitu pula untuk produk keperluan sehari-hari seperti sampo, sabun, kosmetik, serta peralatan dapur, yang diimpor dari luar negeri.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, langkah menaikkan pajak tersebut ditempuh pemerintah untuk mengendalikan impor dan menekan defisit transaksi berjalan.

Sri Mulyani 
Sri Mulyani  (KOMPAS.COM/WAWAN H PRABOWO)

Menurutnya, pada semester pertama, defisit transaksi berjalan mencapai 13,5 miliar dolar AS atau setara 2,6 persen product domestic brutto (PDB).

Melebarnya defisit neraca perdagangan lantaran pertumbuhan impor pada Juli 2018 sebesar 24,5 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor yakni 11,4 persen.

"Dampak inflasi bisa minimal. Spirit sedang berubah cepat, sehingga Indonesia perlu melakukan tindakan untuk menyelamatkan neraca pembayaran," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/9).

Sebanyak 1.417 barang tersebut mengalami kenaikan pajak bervariasi, mulai dari 7,5 persen hingga 10 persen. Sebanyak 210 item komoditas, tarif PPh naik dari 7,5 persen menjadi 10 persen. Dalam kategori ini adalah barang mewah seperti mobil CBU dan motor besar.

Selanjutnya, 218 item komoditas, tarif PPh naik dari 2,5 persen menjadi 10 persen. Yang termasuk dalam kategori ini adalah seluruh barang konsumsi yang sebagian besar telah dapat diproduksi di dalam negeri.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved