Inilah Produk UMKM yang Dipamerkan di Mantos 3, Pelaku Usaha Keluhkan Minimnya Daya Beli

Sebanyak 12 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari Manado menjajakan dan mempromosikan berbagai jenis produk

Inilah Produk UMKM yang Dipamerkan di Mantos 3, Pelaku Usaha Keluhkan Minimnya Daya Beli
Tribun manado / Christian Wayongkere
Pelaku UMKM ikut Pameran di Mantos 3 

 TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebanyak 12 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari Manado menjajakan dan mempromosikan berbagai jenis produk unggulannya di dalam enam area booth.

Mulai dari kue kering, suvenir, makanan dan aneka produk UMKM lainnya ditampilkan para pembuatnya dalam acara Manado Fair di Mantos 3, Rabu (5/9).

Sejumlah pelaku usaha berpendapat, usaha yang mereka rintis akan berkembang dan mampu mendongkrak perekonomian daerah, jika dibarengi dengan daya beli konsumen.

"Kendala atau persoalan bagi kami para pelaku UMKM dalam memasarkan produk adalah pemasaran dan daya beli masyarakat masih minim," keluh Lady Pondaag, owner K3 Produk.

Baca: Mor Bastiaan Buka Pameran Manado Fiesta di Mantos 3, Inilah Beragam Potensi Wisata yang Dipamerkan

Produk UMKM yang dihasilkan Lady adalah makanan ringan atau kue kering, yang diproduksi di rumah di Kelurahan Kleak Kecamatan Malayayang, terbilang masih baru. Bertepatan dengan Manado Fair produknya diluncurkan untuk pertama kalinya dengan kemasan tecno preneur.

Memilih bisnis kue kering atau makanan ringan, karena tradisi orang Manado suka makan. Adapun jenis kue kering yang diproduksi K3 Produck bernama kue kembang goyang.

"Memang kue kembang goyang sudah ada yang diproduksi di tempat lain, dan ini produk kue kembang goyang yang tampil di pameran dengan kemasan tecno prenuer," jelasnya.

Bisnis yang dia rintis dilatarbelakangi karena sejak dulu keluarga Lady suka membuat kue dan sekarang diseriusi untuk dikembangkan sebagai sebuah usaha.

Sekali produksi K3 Produck bisa membuat 18 sampai 20 picis, lalu masuk dalam kemasan 170 gram.

"Produksi pertama 700 picis kue kembang goyang. Modal merintis bisnis ini Rp 1.5 juta untuk kemasan dan bahan baku. Untuk alat produksi sudah ada di rumah," urainya.

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved