(VIDEO) Oknum Polisi Ini Serobot Akses Masuk Tol Warga, Dirlantas Beri Tanggapan
Dalam video tersebut terlihat pengendara mobil berhenti di depan gerbang tol otomatis (GTO) Senayan dan melakukan tapping gate.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Video seorang anggota polisi menyerobot akses masuk tol warga viral di media sosial.
Video tersebut diunggah akun Facebook Zenrin Zen, Minggu (02/09/2018).
Dalam video tersebut terlihat pengendara mobil berhenti di depan gerbang tol otomatis (GTO) Senayan dan melakukan tapping gate.
Namun, di sisi kiri terlihat, seorang anggota polisi yang mengendarai motor gede (moge) berhenti di depan mobil tersebut.
Usai pengemudi mobil melakukan tapping gate, gerbang tol terbuka.
Namun, anggota polisi yang berhenti di depan mobil tersebut kemudian melintas lebih dulu.
Saat pengemudi mobil hendak melaju, gerbang tol kembali tertutup.
Video tersebut telah menyedot perhatian warganet, bahkan hingga berita ini diturunkan video tersebut telah dilihat sebanyak 43 ribu kali dan dibagikan 1,3 ribu kali.
Dalam kolom komentar akun Zenrin Zen mengatakan, pihak Polda Metro Jaya telah meminta maaf atas insiden tersebut.
Sementara itu, melansir Kompas.com, Selasa (4/9/2018), Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menyayangkan tindakan anggota polisi tersebut.
Yusuf mengtakan, meski telah diberikan akses khusus menuju jalan tol, anggota polisi seharusnya tak menyerobot akses masuk jalan tol warga.
"Yang jelas begini, anggota yang menggunakan motor dinas, termasuk juga mobil dinas, itu akses khusu ke sana (jalan tol) dan itu enggak bayar. Kami punya aksesnya," kata Yusuf dikutip dari Kompas.com.
Yusuf menerangkan, akses khusus tersebut berupa sebuah kartu yang dapat ditempelkan untuk bisa masuk jalan tol tanpa dipungut biaya.
Namun, seharusnya tak menyerobot akses masuk warga, melainkan menunggu mobil tersebut lewat.
"Setelah mobil itu lewat, baru dia ke kanan buka akses itu kan," ujarnya.
Simak video selengkapnya di atas! (Tribun-Video.com/Vika Widiastuti)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Punya Akses Khusus Masuk Tol, Dirlantas Sebut Tak Selayaknya Polisi Serobot Akses Warga",