Presiden Jokowi: Bangun NTB Kembali dengan Konstruksi Rumah Tahan Gempa

Hari kedua kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lombok untuk meninjau percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa Lombok dan Sumbawa

Presiden Jokowi: Bangun NTB Kembali dengan Konstruksi Rumah Tahan Gempa
Istimewa
Presiden Jokowi di NTB 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOMBOK - Hari kedua kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lombok untuk meninjau percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa Lombok dan Sumbawa, Presiden memimpin apel Siaga dan berdialog dengan masyarakat.

"Boleh membangun rumah tipe apa saja dari batako, batu bata atau kayu, asalkan konstruksinya tahan gempa" kata Presiden Joko Widodo saat memimpin langsung Apel Siaga NTB Bangun Kembali di Lapangan Sepakbola Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (3/9).

Dalam arahannya Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia merupakan negara rawan gempa karena terletak di ring of fire atau cincin api.

"Sejak tahun 1979, NTB pernah mengalami gempa besar maka dari itu kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya yakni bangunan harus tahan gempa,” ujar Presiden.

“Saya serahkan pembangunan rumah kepada Kementerian PUPR. Saya akan terus cek dan kontrol perkembangan pembangunan rumah-rumah yang rusak," tegas Presiden.

Sesuai Inpres Nomor 5 tahun 2018 pembangunan kembali rumah dan fasilitas yang rusak, harus cepat selesai agar segera berfungsi dan kehidupan masyarakat kembali berjalan normal.

Presiden juga berpesan masyarakat harus didampingi ahli konstruksi gempa dan mempercepat pembangunan kembali rumah sebelum musim hujan tiba.

Presiden juga mengucapkan terimakasih kepada relawan, dan institusi yang terkait penanggulangan bencana.

"Terima kasih atas apresiasi dan kerja kerasnya dalam NTB membangun kembali," ucap Jokowi.

Progres pekerjaan Kementerian PUPR melakukan perbaikan dan pembangunan kembali pasca-bencana, antara lain jalan dan pembersihan jembatan, longsoran di Km 60-64, Km 100 sudah selesai.

Halaman
123
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved